Untuk sebagian masyarakat, pandemi virus Corona yang sedang berlangsung memang sedikit menyiksa. Tapi, lain halnya dengan beberapa destinasi alam yang harus ditutup dan sepi pengunjung. Pandemi virus Corona justru membuat hutan Hallerbos di Belgia malah terlihat semakin indah.
Terletak di antara perbatasan Flanders dan Wallonia, sekitar 30 menit arah selatan Brussels, terdapat Hutan Hallerbos atau Halle’s Wood. Dengan luas area sekitar 1.360 hektar, keindahan hutan ini terlihat seperti di negeri dongeng, bro.
[readalso url=21598]
Hutan Berwarna Biru

Jika umumnya sebuah hutan didominasi dengan warna hijau pepohonan, lain halnya dengan hutan di Hallerbos, Belgia. Pada musim tertentu, hutan ini akan berubah warna menjadi biru. Fenomena alam ini tentu sangat menarik untuk disaksikan secara langsung, bro.
Hutan biru di Hallerbos ini terjadi karena suatu fenomena alam. Setiap tahunnya, sekitar akhir April hingga awal Mei, beberapa hektar bagian Hutan Hallerbos ditutupi oleh tanaman biru indah yang merupakan bunga Bluebell Hyacinths.
Umumnya pada awal musim semi, dedaunan memenuhi hutan layaknya kanopi. Sinar matahari yang masuk menyelinap melalui batang pohon pun akan menyinari bunga Bluebell, sehingga warna biru keunguan semakin menyala.
Pada awalnya, Hutan Hallerbos merupakan bagian dari Hutan Sonian, hutan terbesar di Eropa. Saat Perang Dunia Pertama, Hutan Hallerbos yang asli hancur oleh pasukan tentara. Kemudian antara tahun 1930 dan 1950, dilakukan upaya revitalisasi. Bunga Bluebell ini ternyata memang sudah ada dan tumbuh liar sejak ratusan tahun lalu, bro.
[readalso url=21607]
Pandemi Membawa Keindahan Hutan Hallerbos

Hutan Hallerbos memang sangat populer di kalangan turis karena keindahan bunga Bluebell yang berwarna biru keunguan. Tapi, semenjak adanya pandemi ini, objek wisata indah ini juga ikut ditutup sementara bagi turis demi mencegah penyebaran virus tersebut.
Walau penutupan sementara Hutan Hallerbos ini menyebabkan kerugian bagi perekonomian dan pariwisata, tapi Wali Kota Halle, Marc Snoeck, menyebut ada dampak baik dari penutupan tersebut. Ia mengatakan hutan ini sekarang jauh lebih dihargai. Biasanya, ada sekitar 100 ribu orang pengunjung yang datang ke Hutan Hallerbos saat musim semi, tapi kini aktivitas wisata menjadi sepi.
Siapa yang menyangka kalau kabar buruk bagi wisatawan ini malah menjadi kabar baik bagi hutan tersebut? Biasanya, nggak sedikit turis yang datang kerap menginjak bunga Bluebell di hutan tersebut saat musim liburan. Namun, dengan adanya penutupan ini, justru malah membuat Hutan Hallerbos tetap lestari. Nggak ada lagi bunga Bluebell yang rusak karena ulah turis yang nggak bertanggung jawab.
Namun, Wali Kota Marc Snoeck juga menyebutkan kedukaannya karena pembatalan sejumlah festival yang biasanya diadakan setiap tahun akibat pandemi ini. Setiap April biasanya akan ada acara tahunan Festival Bluebell yang menarik banyak kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Kini, festival tersebut nggak mungkin digelar, dan jalur pejalan kaki juga nggak memungkinkan wisatawan untuk tetap menjaga physical distancing.
Walaupun wisatawan nggak bisa menikmati keindahan fenomena alam yang berlangsung, tapi hal ini justru malah membantu melestarikan alam. Alangkah baiknya kalau kita selalu menjaga dan menghargai destinasi wisata alam yang mau dikunjungi ya, bro!
Source: travel.detik.com
ARTICLE TERKINI
Article Category : Trending
Article Date : 13/05/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :