Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Blanks Hadirkan Tema Personal untuk Album Perdana

Tidak dapat dipungkiri bahwa internet membuka jalan besar bagi banyak orang untuk memulai karier di industri kreatif. Hal tersebut pula yang dirasakan oleh Blanks. Musisi muda asal Belanda ini mampu membuat karya-karyanya menjangkau belahan dunia lainnya melalui internet berkat aktif mengunggah musiknya sebagai konten di Youtube.

Dedikasi dan produktivitas yang terus dijaga oleh Blanks pun akhirnya menelurkan sebuah ide baru. Ide tersebut berjudul Nothing Lasts Forever and That’s Ok yang merupakan judul dari album perdana yang telah dipersiapkan oleh Blanks. Dalam mengeksekusi ide tersebut, Blanks pun berperan sebagai produser eksekutif. Dalam hal ini, Blanks menulis hampir seluruh lagu yang dirinya ciptakan untuk album Nothing Lasts Forever and That’s Ok yang rilis pada 29 Oktober 2021 kemarin.

Lagu-lagu yang ditulis dan diproduksi oleh Blanks merupakan representasi kehidupan personal dari sang musisi. Melalui siaran pers yang diterima, album perdana Blanks disuguhkan oleh sang musisi untuk bisa membawa semua pendengarnya menelusuri perjalanan hidupnya melalui momen-momen paling bahagia dan tersedih hidupnya sebagai inspirasi besar dalam proses penulisan lagu di dalam album Nothing Lasts Forever and That’s Ok ini. Momen tersebut meliputi saat Blanks bertemu cinta pertamanya, menghabiskan hari-hari di musim panas dengan teman-temannya, dan saat dirinya kehilangan sahabat semasa kecilnya.

Album perdana dari Blanks ini dianggap sebagai sebuah upaya dari sang musisi untuk menciptakan sebuah album indie pop kontemporer yang mengajak pendengarnya untuk membuat memori-memori mereka sendiri. Blanks menginginkan agara lagu-lagu yang ditulisnya di dalam album perdananya tersebut berperan sebagai musik latar kehidupan sehari-hari para pendengarnya. Salah satu latar yang coba direalisasikan oleh Blanks lebih dulu pada 10 September lalu melalui sebuah lagu berjudul Never Have I Ever. Lagu terbaru dari Blanks tersebut merupakan single ke-4 yang diambil untuk merayakan perilisan album Nothing Lasts Forever and That’s Ok.

Proses produksi lagu Never Have I Ever ini dilakukan oleh Blanks yang dibantu dengan kehadiran Joonas Parkkonen sebagai produser. Keduanya sepakat untuk memproduksi vokal yang antemik dengan nuansa retro berkat permainan synth yang kental, serta bagian chorus yang catchy. “Never Have I Ever adalah sebuah lagu untuk orang-orang di kehidupanmu yang membuatmu bergairah akan hidup, mencoba hal-hal baru, dan membuatmu merasa hidup. Aku ingin meneriakkan lirik di lagu ini di mobil bersama teman-temanku saat pergi roadtrip, pergi ke tempat-tempat yang tak terduga, membuat api unggun, dan melihat bintang-bintang,” jelas Blanks dalam siaran pers ketika berbicara mengenai lagu Never Have I Ever

Dalam siaran pers tersebut Blanks juga menjelaskan proses penulisan lagu secara virtual yang baru dirasakannya. “Aku menulis lagu ini bersama Joonas dan Eirik Næss lewat Zoom, Joonas di Finlandia, Eirik di Maladewa, dan aku sendiri di Belanda. Gila rasanya kami dapat membuat sebuah lagu ini dengan cara seperti itu. Aku rasa semuanya merupakan kombinasi magis musik Skandinavia dan good vibes dari Maladewa!” ujar Blanks.

Selain lagu Never Have I Ever, Blanks juga memperkenalkan single kelimanya yang berjudul I’m Sorry pada 18 Oktober lalu. Pendekatan kreatif yang personal masih jadi titik berat dalam penulisan lagu ini. Blanks mengakui bahwa penulisan lirik dilakukan secara sejujur-jujurnya sebagai bentuk titik balik bagi Blanks yang sadar bahwa sudah saatnya ia jujur kepada dirinya sendiri tentang hubungan asmara yang ia selama ini jalani. Dalam lagu I’m Sorry, Blanks bercerita tentang situasi dirinya yang dihadapkan dengan keputusan yang penting, antara mengejar impiannya atau kehilangan orang yang ia sayangi.

Blanks menjelaskan tentang proses pembuatan lagu terbarunya dalam siaran pers mengenai I’m Sorry, “Lagu ini direkam dalam satu take di sebuah kabin di tengah hutan. Jika kamu mendengarnya dengan baik, kamu bisa mendengar suara burung di antara lirik-lirik lagu ini yang memberikan nuansa yang organik dan serba jujur. Rasanya seperti aku mengeluarkan semua emosi terdalam dari diriku tanpa filter apapun.”

Single I’m Sorry jadi perjalanan terakhir sebelum akhirnya Blanks resmi meluncurkan album perdananya secara global. Indonesia merupakan salah satu negara yang dipilih oleh Blanks bersamaan dengan sejumlah negara ASEAN lainnya seperti Singapura, Filipina, Thailand, dan Malaysia masuk ke daftar 15 negara yang paling sering mendengarkan musik Blanks.

Image courtesy of Jantina Talsma / Blanks

ARTICLE TERKINI

Tags:

#i'm sorry #nothing lasts forever and that's ok #never have i ever #blanks #belanda #Album #Pop #Single

Article Category : Super Buzz

Article Date : 30/10/2021

Supermusic
Admin Music
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

2 Comments

Comment
RAHAYU YAYUK

RAHAYU YAYUK

01/04/2025 at 20:05 PM

Selain lagu Never Have I Ever, Blanks juga memperkenalkan single kelimanya yang berjudul I’m Sorry pada 18 Oktober lalu. Pendekatan kreatif yang personal masih jadi titik berat dalam penulisan lagu ini. Blanks mengakui bahwa penulisan lirik dilakukan secara sejujur-jujurnya sebagai bentuk titik balik bagi Blanks yang sadar bahwa sudah saatnya ia jujur kepada dirinya sendiri tentang hubungan asmara yang ia selama ini jalani. Dalam lagu I’m Sorry, Blanks bercerita tentang situasi dirinya yang dihadapkan dengan keputusan yang penting, antara mengejar impiannya atau kehilangan orang yang ia sayangi.
RAHAYU YAYUK

RAHAYU YAYUK

01/04/2025 at 20:05 PM

Selain lagu Never Have I Ever, Blanks juga memperkenalkan single kelimanya yang berjudul I’m Sorry pada 18 Oktober lalu. Pendekatan kreatif yang personal masih jadi titik berat dalam penulisan lagu ini. Blanks mengakui bahwa penulisan lirik dilakukan secara sejujur-jujurnya sebagai bentuk titik balik bagi Blanks yang sadar bahwa sudah saatnya ia jujur kepada dirinya sendiri tentang hubungan asmara yang ia selama ini jalani. Dalam lagu I’m Sorry, Blanks bercerita tentang situasi dirinya yang dihadapkan dengan keputusan yang penting, antara mengejar impiannya atau kehilangan orang yang ia sayangi.
Other Related Article
image article
Super Buzz

The Dare Lepas Single Terbaru yang Berjudul Strangestreetfellows

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Tampil di Jepang, Isyana Sarasvati Akan Kolaborasi Bareng Mantan Gitaris Megadeth

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Milledenials Luncurkan Musik Video untuk Single Precious Me dan Feel Any Pain

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Break Out Day Fest Cirebon Berlangsung Super Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive