Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

10 Lagu Pop yang Disulap Cadas

Author :

Article Date : 14/11/2016

Article Category : Super Buzz

Penikmat musik sejati tentu akan menghargai aliran musik lain, meski tidak sesuai dengan seleranya. Hal itu dibuktikan oleh sejumlah band cadas yang merespon lagu-lagu pop dengan interpretasi baru. Berikut adalah 10 lagu pop yang menjelma jadi liar dan garang di tangan musisi dan band-band cadas!

 

1. Ozzy Osbourne & Deezil Zappa - Stayin’ Alive

Rock star terhormat Ozzy Osbourne tak segan membawakan lagu dari grup pop Bee Gees, Stayin’ Alive. Lagu itu dirilis Bee Gees pada 1977 dan mendapat penghargaan Grammy Awards kategori Best Arrangement for Voices. Juga nominasi bergengsi Song of the Year, dan Record of the Year di tahun 1979. Ozzy membawakan Stayin’ Alive dengan gayanya sendiri, kemudian dirilis dalam album boxset Prince of Darkness yang diluncurkan pada tahun 2005. Osbourne menggunakan aransemen Stayin’ Alive milik Dweezil Zappa yang sudah pernah dirilis pada tahun 1991 dalam album Confessions.

 

2. Silverstein - Apologize

Band post-hardcore asal Kanada ini memilih mengemas ulang lagu Apologize milik One Republic. Secara mendasar, tidak ada perubahan besar. Silverstein menambah distorsi rythm gitar, dan vokal screamo. Aransemen yang tidak mungkin dilakukan oleh One Republic. 

Apologize versi Silverstein terdapat dalam album Punk Goes Pop Volume Two yang dirilis pada tahun 2009. Sesuai judulnya, album itu mengakomodasi hit pop yang diaransemen ulang oleh grup alternative rock, pop-punk, hingga post-hardcore.

 

3. Halestorm - Bad Romance

Apa jadinya jika hard rock berkompromi dengan musik pop era 2000-an. Jawaban itu disuguhkan oleh Halestorm dengan mengaransemen ulang hit Bad Romance dari Lady Gaga. Halestorm merupakan band asal Pennsylvania, Amerika Serikat. Terbentuk di tahun 1997, grup ini identik dengan vokalis perempuan bersuara serak.

 

4. Korn - Word Up

Era 80-an, musik pop mendapat banyak pengaruh dari R&B dan funk. Tak heran jika lagu-lagu pop era itu banyak yang bertenaga dan menyimpan groove yang memancing tubuh untuk bergoyang. Salah satunya adalah lagu Word Up dari Cameo. Lebih dari satu dekade kemudian, band nu-metal asal Amerika Serikat, Korn, mengemas ulang lagu Word Up. Korn merilis versi baru Word Up pada November 2004, hasilnya terdengar lebih liar dan garang.

 

5. Children of Bodom - Oops!… I Did It Again

Ini adalah eksperimen gila dari band death metal asal Finlandia, Children of Bodom. Mereka memilih mengaransemen ulang lagu dari bintang pop Britney Spears, Oops!… I DId It Again. Pada bagian akhir Oops!… I Did It Again versi Children of Bodom, terdengar cuplikan suara Britney, disusul gelak tawa. Entah apa makna dari hal itu, yang jelas Children of Bodom bukan sekedar bercanda soal lagu cover ini. Buktinya, mereka memasukkan Oops!… I Did It Again dalam album Skeletons in the Closet yang dirilis pada 2009.

 

6. Our Last Night - Black Space

Band post-harcdcore asal New Hampshire ini tergoda untuk mengulik hit dari salah satu bintang pop terbesar saat ini, Taylor Swift. Our Last Night seolah memberi jawaban bagi mereka yang mengaggumi karya Swift, namun tetap ingin merasakan sisi maskulin. Blank Space terdapat dari album sukses 1989. Album yang membawa Swift berjaya di Grammy Awards 2016. Our Last Night merilis versi aransemen ulang Blank Space di tahun 2015, tidak lama setelah Swift merilis album 1989.

 

7. Fall Out Boy - Beat It

Band rock asal Amerika Serikat, Fall Out Boy, secara berani mengaransemen ulang single Beat It milik Raja Pop Michael Jackson. Hasilnya tidak mengecewakan. Raungan gitar Joe Trohman terdengar jelas, dalam aransemen rock yang rapih. Beat It merupakan hit dari album Thriller yang dirilis tahun 1982. Fall Out Boy bukan satu-satunya yang kembali membawakan Beat It, tercatat pula John 5, Fergie, dan Eminem. 

 

8. Go Radio - Rolling in the Deep

Rolling in the Deep yang dikemas anggun oleh Adele dalam album 21 menjadi beringas di tangan Go Radio. Nuansa rock kental di bagian reff, jauh beda dari versi asli. Berdiri pada 2007, Go Radio sejauh ini memiliki dua album penuh plus dua album mini. Aransemen Rolling in the Deep versi mereka terdapat dalam album Punk Goes Pop Volume 4 yang dirilis pada tahun 2011.

 

9. Asking Alexandria - Right Now (Na Na Na)

Band metalcore asal Inggris, Asking Alexandria, mengemas hit Right Now (Na Na Na) dari Akon. Bisa ditebak, terdapat sesi scream dalam aransemen versi Asking Alexandria. Right Now versi beda itu terdapat dalam album Punk Goes Pop Volume 3 yang dirilis pada tahun 2010. Dalam album yang sama juga terdapat beberapa hit pop lain yang dibawakan secara garang oleh berbagai grup musik berbasis rock, metal, dan punk.

 

10. Issues - Boyfriend

Bagi mereka yang jenuh dengan sensasi Justin Bieber, ini patut disimak. Issues berhasil membuat single Boyfriend benar-benar terdengar seperti lagu metal. Berbasis di Atlanta, Amerika Serikat, Issues terbilang baru. Namun kesempatannya mengaransemen ulang lagu Bieber cukup membuat namanya meroket. VIdeo musik aransemen ulang itu berhasil diputar lebih dari 10 juta kali di YouTube. Issues mengerjakan proyek ini untuk album Punk Goes Pop Volume 5 yang dirilis oleh Fearless Records pada 2012.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Ozzy Osbourne #Silverstein #Halestorm #Korn #Children of Bodom #Our Last Night #fall out boy #Go Radio #Asking Alexandria #Issues #Super Features

0 Comments

Comment
Other Related Article
Pale Waves Beri Bocoran Sedang Garap Album Ketiga

Pale Waves Beri Bocoran Sedang Garap Album Ketiga

16 October 2021

Super Buzz

The Panasdalam Bank Awali EP Baru dengan Single ‘Kamu Orang Gula’

The Panasdalam Bank Awali EP Baru . . . .

16 October 2021

Super Buzz

Mari Rayakan Semangat Hellprint: Spirit Of The Decade

Mari Rayakan Semangat Hellprint: Spirit Of . . . .

16 October 2021

Super Buzz

Tips dan Langkah-langkah Membuat Studio Rekaman di Rumah

Tips dan Langkah-langkah Membuat Studio Rekaman . . . .

16 October 2021

Super Buzz

Bangkutaman Rilis Album Ketiga Setelah Penantian Lama

Bangkutaman Rilis Album Ketiga Setelah Penantian . . . .

15 October 2021

Super Buzz

Placebo Rilis Single Baru setelah 5 Tahun Lamanya

Placebo Rilis Single Baru setelah 5 Tahun Lamanya

15 October 2021

Super Buzz

5 Teknik Bernyanyi yang Bantu Jaga Vokal Tetap Prima

5 Teknik Bernyanyi yang Bantu Jaga . . . .

15 October 2021

Super Buzz

“Same Shoes, No Company” Lanjutan Langkah BAP Menyambut Album Baru

“Same Shoes, No Company” Lanjutan Langkah . . . .

14 October 2021

Super Buzz

Ada Paul Pogba di Panggung Burna Boy

Ada Paul Pogba di Panggung Burna Boy

14 October 2021

Super Buzz

Inilah 5 Lagu Rock yang Terinspirasi Film Horor

Inilah 5 Lagu Rock yang Terinspirasi Film Horor

14 October 2021

Super Buzz

1 /