Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Reset Password

Please choose one of our links :

4 Musisi dengan Dua Band: dari Corey Taylor hingga Jack White

Author :

Article Date : 08/03/2021

Article Category : Super Buzz

Rangkap jabatan, mungkin itu istilah yang tepat bagi mereka yang berstatus musisi dengan dua band. Ya, tidak sedikit musisi dengan dua band atau mereka yang berkarier musik dengan berada di dua grup musik.

Umumnya membangun satu band hingga tenar sudah cukup sulit, namun ada pula musisi yang terbukti berhasil membentuk dua band yang juga bisa eksis dan punya fanbase besar hingga sampai hari ini.

Beberapa di antara musisi dengan dua band itu bisa berjalan beriringan begitu langgeng hingga kini, ada pula yang harus memilih fokus di salah satu band. Band yang didirikan oleh para musisi dengan dua band juga mengusung genre musik yang berbeda, menandakan bahwa para musisi punya keinginan untuk mendapatkan ruang mengeksplorasi kreativitasnya.

Nah, berikut Supermusic sudah merangkum empat musisi dengan dua band yang patut diketahui oleh Superfriend. So, let’s check this out, guys.

Musisi dengan dua band: Corey Taylor

Daftar musisi dengan dua band pertama adalah Corey Taylor. Dirinya kini memang dikenal dan besar karena kiprahnya bersama band heavy metal, Slipknot. Namun, karier bermusik Taylor justru dimulai saat dirinya membentuk band bernama Stone Sour pada 1992.

Namun, saat Stone Sour sedang proses merekam demo album mereka pada 1997, Taylor memutuskan hengkang di mana dirinya juga didekati oleh personel Slipknot, Joey Jordison, Shawn Crahan, dan Mick Thomson.

Awalnya Taylor hanya mengiyakan untuk ikut latihan satu kali, namun akhirnya berakhir dengan bergabung bersama Slipknot. Gigs pertama yang dijalani Taylor bersama Slipknot hadir pada Agustus 1997, saat itu Taylor menggunakan topeng seadanya sebagai identitas Slipknot.

Ketika sudah memulai karier bersama Slipknot, Taylor ternyata kembali bergabung dengan Stone Sour pada 2002 ketika mereka menyelesaikan debut album studio yang diberi tajuk nama band mereka (self-titled). Sebagai musisi dengan dua band, Taylor dan Stone Sour terbilang sukses karena album debut mereka nangkring di posisi ke-46 pada Billboard 200.

Saat mengeluarkan album bersama Stone Sour itu, Taylor sebagai musisi dengan dua band juga meraih sukses besar bersama Slipknot dengan hadirnya berbagai penghargaan. Catatan itu termasuk beberapa album Slipknot yang memuncaki chart album, meraih platinum, hingga penghargaan Grammy.

Musisi dengan dua band: Jack White

List dari musisi dengan dua band selanjutnya adalah Jack White. Memulai karier bermusik profesional sejak usia 19 tahun, Jack besar dan dikenal sebagai frontman dari band bentukannya The White Stripes.

Musisi dengan dua band ini membentuk The White Stripes pada 1997 bersama Meg White--yang kini merupakan mantan istrinya. Bersama The White Stripes, Jack dan Meg sukses melahirkan enam album spektakuler yakni The White Stripes (1999), De Stijl (2000), White Blood Cells (2001), Elephant (2003), Get Behind Me Satan (2005), dan Icky Thump (2007).

Sayangnya, Icky Thump menjadi karya terakhir yang dilahirkan oleh Jack White dan Meg. The White Stripes resmi berpisah pada 2011. Sebelum bubar dengan The White Stripes, Jack White sempat menjadi musisi dengan dua band dengan membentuk grup musik baru bernama The Raconteurs.

Embrio Raconteurs muncul pada 2005 ketika Jack berkolaborasi dengan Brendan Benson untuk sebuah single. Mereka kemudian mengundang Jack Lawrence dan Patrick Keeler dari band garage rock Greenhornes untuk bergabung. Bersama Raconteurs, Jack White merilis tiga album studio yaitu Horehound (2009), Sea of Cowards (2010), dan Dodge and Burn (2015).

Musisi dengan dua band: Josh Homme

Memiliki nama asli Joshua Michael Homme, sosok musisi dengan dua band kali ini memang aktif bermusik di berbagai grup musik. Lebih dikenal dengan nama Josh Homme, ia merupakan pendiri dari band rock lawas Amerika Serikat, Kyuss. Perjalanan dengan Kyuss tak terlalu lama yaitu dari era 1987-1995.

Ketika Kyuss bubar, Josh pindah ke Seattle Washington. Di sini ia bertemu dengan Gamma Ray dan membentuk band baru, Queens of The Stone Age. Mereka merilis album debut pada 1998.

Pada tahun yang sama, Josh menjadi musisi dengan dua band lantaran membentuk grup musik baru bernama Eagles of Death Metal bersama rekanya, Jesse Hughes. Perjalanan sebagai musisi dengan dua band dilalui Josh cukup cemerlang. Bersama Eagles of Death Metal, ia merilis empat album, sedangkan dengan Queens of the Stone Age mendaratkan 7 album studio.

Musisi dengan dua band: Damon Albarn

Damon Albarn menjadi list musisi dengan dua band berikutnya Superfriends. Pada awal karier bermusiknya, Albarn membentuk band bernamakan Blur bersama Dave Rowntree sebagai drummer, teman masa kecilnya Graham Coxon pada gitar, dan Alex James pada bass.

Mereka awalnya bernama Seymour, tetapi mengubah nama atas permintaan label mereka. Band ini pertama kali menjadi relevan dengan perilisan single "There No Other Way" pada tahun 1991. Blur terpaksa kudu hiatus setelah tur pada 2003 sebelum kembali berkumpul pada 2008 untuk serangkaian konser.

Selain kesibukannya bersama Blur, Damon Albarn menjadi musisi dengan dua band setelah menggarap proyek bersama pencipta komik Tank Girl melalui band virtual bernama Gorillaz pada 1998. Albarn mengerjakan musik dengan para produser dan musisi tamu, sementara Hewlett mengerjakan visual dan membuat band virtual.

Sempat mengalami hiatus dari periode 2012-2015 karena perbedaan pandangan kreatif dari Albarn dan Hewlett, Gorillaz kembali aktif dan kini tercatat sudah merilis 7 album studio.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Corey Taylor # jack white # damon albarn # josh homme # rock # blues rock # musisi barat # musisi internasional

0 Comments

Comment
Other Related Article
Album Kedua Big Red Machine yang Kayak dengan Kolaborasi

Album Kedua Big Red Machine yang . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Lewat Album Debut, Gangga Ajak Merayakan Patah Hati

Lewat Album Debut, Gangga Ajak Merayakan . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Doggyhouse Records: dari Shaggydog untuk Musik Indonesia

Doggyhouse Records: dari Shaggydog untuk Musik . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Luapkan Gelisah, Boston Manor Rilis “Carbon Mono”

Luapkan Gelisah, Boston Manor Rilis “Carbon . . . .

21 September 2021

Super Buzz

Ed Sheeran Rilis Single Baru Penuh Emosi untuk Album Keempat

Ed Sheeran Rilis Single Baru Penuh . . . .

21 September 2021

Super Buzz

5 Lagu Terbaik Pemenang Grammy untuk Playlist Penyemangat

5 Lagu Terbaik Pemenang Grammy untuk . . . .

21 September 2021

Super Buzz

Heruwa Vokalis Shaggydog Rilis Single Solo ‘Ngopi Dulu Lah’

Heruwa Vokalis Shaggydog Rilis Single Solo . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Dry Cleaning Lepas Double Single untuk Rayakan Album Debut Mereka

Dry Cleaning Lepas Double Single untuk . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Lagu Sedih Indonesia dari Musisi dan Band Indie Lokal

Lagu Sedih Indonesia dari Musisi dan . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Jangar Tebar Penawar Rindu Lewat “Rijang”

Jangar Tebar Penawar Rindu Lewat “Rijang”

19 September 2021

Super Buzz

1 /