Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Reset Password

Please choose one of our links :

Alex James, Bassist Blur: Karier, Hobi Aneh, dan Bikin Festival Musik

Author :

Article Date : 20/02/2021

Article Category : Super Buzz

Kabar dari Alex James, bassist Blur sebuah unit veteran rock asal Inggris, masih menarik dibicarakan meski kini dirinya tidak terlalu banyak terdengar berkutat dengan hingar bingar kehidupan anak band.

Sebelum membahas tentang kabar terkini Alex James, lebih dulu mari kupas kiprah sang bassist Blur ini berkecimpung di industri musik. Semuanya bermula pada tahun 1988 ketika Alex James berkuliah di London Goldsmiths College (kini Goldsmiths, University of London).

Ketika itu sang bassist Blur ini bertemu dengan kawan masa kecilnya, Damon Albarn dan Graham Coxon. Keduanya tergabung dalam sebuah band bernama Circus. Setelah memecat dua anggotanya, Alex James diminta untuk bergabung menjadi bassist.

Bergabungnya Alex sekaligus ditandai dengan bergantinya nama band ini menjadi Seymour dan tampil live pertama kali pada 1989. Penampilan itu menarik minat label rekaman Food Records' A&R untuk meminta Alex dan kolega bergabung dengan label rekaman mereka.

Muncul kekhawatiran dari pihak label rekaman terkait nama band yang ditakutkan tidak akan menjual. Oleh karena itu setelah dipilih beberapa alternatif, dipilih nama Blur sebagai identitas baru band ini yang melakukan tanda tangan kontrak pada 1990. Sejak saat itu, Alex juga menjadi bassist Blur.

Selain karier bermusiknya yang dimulai secara menarik, bassist Blur ini juga dikenal dengan beberapa kelakukan nyentriknya. Dikenal sebagai bassist Blus yang keren karena gaya membetot bassnya yang khas dan rambut poni lemparnya yang ikonis, Alex juga pernah tidak mencuci rambutnya selama 10 tahun.

Kepada NME pada 2016, bassist Blur ini mengaku bahwa dirinya pada tahun itu baru saja mencuci rambutnya untuk pertama kali setelah satu dekade tidak keramas. Ia mengatakan bahwa selama ini ia tidak terlalu memusingkan rambutnya.

Hingga akhirnya Alex James memutuskan untuk mencuci rambutnya karena putrinya menyemprotkan cat rambut warna abu-abu ke kepalanya pada saat merayakan Halloween. Kedua putriku mendandaniku untuk Halloween dan menyemprotkan sekaleng cat rambut warna abu-abu. (Padahal) Saya tidak pernah mencucinya selama 10 tahun," ujar sang bassist Blur.

Selain itu, sebagai personel dan bassist Blur, Alex pernah mengungkapkan hobi aneh para rekan-rekannya yaitu bermain Punching Game. Kepada The Guardian, rekannya Dave Rowntree yang bikin hobi aneh ini dilakukan para personel band. Diakui Dave bahwa permainan ini sudah dilakukan sejak 1992.

"Kedua mata saya sempat lebam parah. Yang pertama karena ditinju Graham (Coxon) dan yang kedua ditinju Dave (Rowntree). Hidung saya pun pernah patah karena ditinju Damon (Albarn). Tapi permainan tersebut tidak pernah membuat kami bermusuhan. Kami bahkan menjadi lebih akrab," kata Alex James.

Hal unik lain yang ada dalam diri bassist Blur tersebut adalah hobi membuat keju. Untuk mendalami hobinya itu, sang bassist Blur membeli tanah seluas 200 hektar. Namun, untuk hobi kali ini dirinya bisa mendapat keuntungan karena memproduksi tiga jenis keju.

Kembali ke karier bermusiknya, Alex James dan Blur mulai muncul sebagai pop stars usai merilis single She's So High (1990) dan There's No Other Way (1991). Bassist Blur bersama koleganya kemudian merilis album studio perdana mereka pada Agustus 1991 bertajuk Leisure.

Kesuksesan album ini berlanjut dengan lahirnya album studio kedua sang bassist Blur dan rekannya bertajuk Modern Life Is Rubbish (1993), Parklife (1994), The Great Escape (1995), Blur (1997), 13 (1999), kemudian Think Tank (2003).
 

Setelah serangkaian sukses diraih, Alex James sang bassist Blur harus menerima kenyataan bahwa bandnya kudu hiatus selama periode 2005-2008. Hal ini disebabkan hengkangnya Coxon dari posisi gitaris. Blur bereuni pada 2009, yang berujung lahirnya album studio kedelapan mereka bertajuk The Magic Whip pada 2015.

Ketika sedang mempromosikan album itu, sang bassist Blur harus kembali menerima kenyataan bahwa bandnya lagi-lagi kudu vakum. Kabar kemungkinan Blur berkumpul kembali sempat dibantah oleh Albarn pada 2018 dengan menyebut "reuni tidak akan pernah terjadi. Saya benci harus membayangkan bermain musik lagi di sana," ujarnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Alex James (@alexjameshq)

Akan tetapi, kejutan dihadirkan sang bassist Blur bersama kawan-kawannya ketika tampil dalam pentas yang diadakan oragnisasi buatan Albarn, Africa Express, pada 2019 di London. Hingga kini, Blur memang belum memunculkan karya baru, namun karier bermusik sang bassist Blur nampaknya masih akan berlanjut.

Di luar Blur, Alex James rupanya punya kesibukan lain. Bersama koki asal Inggris, Jamie Oliver, sang bassist Blur menjadi pembawa acara The Big Feastival sejak 2012. Festival ini merupakan acara musik dan makanan yang berlangsung di peternakan milik James.

The Big Feastival garapan Alex James bassist Blur terpaksa ditunda pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19. Namun, festival ini rencananya bakal kembali bergulir pada Agustus 2021.

“Setelah banyak kerja keras, keringat dan hari ini sedikit menitikkan air mata, dengan berat hati kami harus memastikan pembatalan The Big Feastival 2020. Festival ini selalu tentang mempersatukan teman dan keluarga secara menyenangkan, aman dan lingkungan yang aman, untuk merayakan hari-hari terakhir musim panas," ujar sang bassist Blur ini.

"Namun, untuk alasan yang sudah Anda ketahui (pandemi), kami tidak dapat melihat cara untuk melakukannya tahun ini tanpa mengorbankan hal yang membuat The Big Feastival begitu istimewa. Kami tahu berapa banyak dari Anda yang berharap dapat menemukan cara untuk melanjutkan dan kami sangat terpukul karena kami tidak dapat menciptakan beberapa kenangan indah yang sangat dibutuhkan di pertanian tahun ini," tutup Alex James di bassist Blur.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#alex james # bassist blur # blur # britpop # band inggris

0 Comments

Comment
Other Related Article
Musik Reggae: Menilik Sejarah Perkembangannya di Dunia dan Indonesia

Musik Reggae: Menilik Sejarah Perkembangannya di . . . .

18 September 2021

Super Buzz

Every Time I Die Umumkan Album Kesembilan dan Lepas Lagu Baru

Every Time I Die Umumkan Album . . . .

18 September 2021

Super Buzz

LVRN Records: dari Teman Kuliahan Jadi Label Hip-hop Kenamaan

LVRN Records: dari Teman Kuliahan Jadi . . . .

18 September 2021

Super Buzz

Rumahsakit Rilis Dua Single Sekaligus untuk Tahun 2021

Rumahsakit Rilis Dua Single Sekaligus untuk . . . .

17 September 2021

Super Buzz

Yungblud Ajak Bangkit dari Keterpurukan melalui “Fleabag”

Yungblud Ajak Bangkit dari Keterpurukan melalui . . . .

17 September 2021

Super Buzz

5 Konser Sukses yang Diprakarsai Oleh Musisi

5 Konser Sukses yang Diprakarsai Oleh Musisi

17 September 2021

Super Buzz

Stand Here Alone Rilis Single ‘Selingkuh’ untuk Rayakan Ultah ke-11

Stand Here Alone Rilis Single ‘Selingkuh’ . . . .

16 September 2021

Super Buzz

Bob Marley Jadi Inspirasi Jersey Ketiga Ajax Amsterdam

Bob Marley Jadi Inspirasi Jersey Ketiga . . . .

16 September 2021

Super Buzz

Daftar Kaos Band yang Paling Banyak Dibeli Menurut Survei

Daftar Kaos Band yang Paling Banyak . . . .

16 September 2021

Super Buzz

Sisi Lain Iga Massardi dalam Sagas Midair

Sisi Lain Iga Massardi dalam Sagas Midair

15 September 2021

Super Buzz

1 /