Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Buluk Superglad: Ada yang Salah dengan Cara Lo Menangani Band Lo!

Author : Admin Music

Article Date : 26/12/2021

Article Category : Noize

Tentu sangat mudah untuk mendapatkan informasi apa pun dalam era digital saat ini. Semua informasi bisa didapatkan hanya dengan membuka ponsel pintar, selama punya kuota atau ada koneksi WiFi, informasi yang kalian cari pasti ketemu. Termasuk berbagai informasi tentang musik.

Kita balik dulu ke jaman gue dulu baru mulai ngegali hal-hal tentang musik. Cari info band atau rilisan keren itu susahnya setengah mampus, cuy. Lo kudu punya koneksi temen yang “borju” buat dapetin info-info tentang musik keren. Karena di era itu, media-media mainstream cuma menyajikan info musik yang nggak cocok dengan hati gue. Untungnya, gue berteman dengan beberapa orang yang punya akses ciamik, teman yang sering bolak-balik luar negeri yang saat dia balik ke Indonesia dia pasti ngebawa influence baru di dunia musik. Dia bawa majalah musik, majalah skateboard, video betamax tentang konser-konser band yang belum pernah gue lihat sebelumnya. Nggak ketinggalan pastinya kaset atau CD band-band tersebut. 

Dari cara seperti itulah dulu gua digging soal musik keras. Nggak cuma soal musiknyanya, gue pun cari tahu juga gimana cara menangani sebuah band biar bisa sampai kedengeran orang banyak, gimana cara ngatur band, gimana berpromosi, atau di dalam band itu ternyata nggak cuma ada personel, tapi juga ada support system di dalamnya. Hal-hal itu gue pelajari dari majalah-majalah, buku, atau video musik yang di bawa teman-teman gue yang dari luar negeri itu. 

Dari pengetahuan gue yang kayaknya baru secuil itu, gue coba terapin di band-band yang gue bentuk saat itu. Dan, bukti nyata yang gue lihat langsung adalah saat PUPPEN main di Jakarta dan mereka nginep di rumah gue. Gue merhatiin, band ini, untuk ukuran band underground, mereka sangat profesional di saat itu. Mereka punya crew, mereka punya manajer yang mengatur segala hal tentang band ini. Padahal, saat itu belum banyak, bahkan mungkin belum ada band yang sudah memikirkan hal tersebut, apalagi dalam kategori band underground.

OK, sekarang kita balik lagi ke zaman sekarang yang berlimpah ruah informasi yang tersebar di dunia maya tentang bagaimana cara membentuk sebuah band, dari A-Z. Kalian tinggal ketik gimana, sih, caranya biar band gue keren. Muncullah langsung petuah-petuah dari “mbah” Google. Bahkan cara bikin lagu biar hits aja ada caranya di Google. Ini yang gue nggak ngerti, karena menurut gue, sebuah lagu itu bisa jadi hits kalo emang bikinnya pake hati dan segala sesuatunya digarap dengan serius. 

Tapi jaman sekarang, mah, lo bikin lagu asal-asalan terus viralin aja di salah satu platform media sosial yang joget-joget itu, lagu lo pasti hits, wkwkwkwkwk. 

Tapi bukan itu yang mau gua bahas, di sini gua pengen ngebahas di era informasi yang sangat mudah di dapat, trik-trik untuk membuat band lo “JADI” itu sangat besar kesempatannya.

Banyak platform musik tidak berbayar yang mau menampung karya lo hingga bisa di dengar sampai mancanegara. Jaman dulu, boro-boro mancanegara, ada anak beda tongkrongan yang tahu lagu lo aja bangganya udah setengah mati, wkwkwkwkwk.

Selain pemilihan lagu yang sesuai dengan selera band lo, brand image yang ditampilin juga penting buat ngangkat band lo. Dari brand image biasanya orang bakal inget, oh, iya, (misalnya) si band itu tuh yang kemarin bawa panda ke atas panggung. Cara-cara buat ngangkat nama band lo sudah sangat mudah didapatkan informasinya, tapi gue ingetin lagi, selain ngejalanin trik-trik dari mbah Google itu, semua harus balik lagi ke diri masing-masing personel band lo. Udah pada yakin dengan jalan band lo? Udah pada mau maksimal jalanin band lo? Musik yang kalian mainkan udah sesuai dengan hati kalian? Support system band lo udah tepat belum orang-orangnya? Dan satu lagi, lo-nya sendiri udah siap keren belum? 

Kalo semua trik mbah Google udah lo terapin tapi pas manggung gaya lo kayak baru balik kuliah ya, menurut gue sih percuma. Menurut gue, kalian sebagai penampil harus beda dengan orang-orang yang menyaksikan lo di panggung, lo harus punya aura rockstar!

Makanya kenapa tulisan ini gue kasih judul begitu karena kalaupun semua trik mbah Google udah lu jalanin tapi band lu nggak maju-maju, berarti ada yang salah di salah satu bagian band lo. Itu PR lo dan personil lain buat cari di mana nih salahnya?

Tulisan ini bukan bermaksud menggurui. Gue cuma berbagi pengalaman dari apa yang pernah gue alami, ngulik musik dari jaman susah informasi sampe sekarang info tinggal ketik langsung muncul. Jadi, sorry kalo ada yang ngerasa tulisan gue seperti menggurui. Kagak, cuy, gue cuma mau bagi-bagi ilmu gue yang masih dikit di industri musik ini.

Banyak contoh band-band baru yang menurut gue keren, salah satunya bisa dibilang FLEUR! Dengan formasi tiga orang perempuan ngebawain musik dengan nuansa jadul, kenapa gue bilang keren? Karena mereka mengerti gimana cara jalanin band ini, tahu ke mana band ini harus diarahin, dari attitude personil sampai fashion mereka pikirin. Kalo mau yang lebih canggih lagi, ya, the one and only WSATCC (White Shoes and The Couples Company) lah. Itu band maksimal dari segi apa pun. Mereka lahir di jaman internet baru muncul, mereka manfaatkan itu ditambah ilmu pengetahuan otodidak mereka tentang gimana cara ngebangun band yang mereka dapetin dari hasil nongkrong sama teman-teman seniman.

Di area metal atau musik cadas, Seringai adalah band yang melek banget bagaimana cara memanfaatkan internet untuk membantu menyebarkan racun-racun karya mereka. Semua platform digital mereka maksimalkan. Lo bayangin pengetahuan personilnya yang didapat dari pengalaman ngeband dari jaman susah informasi di-combine dengan kemudahan teknologi saat ini. Nggak bisa dipungkiri, Seringai adalah band yang sukses memadukan dua trik jaman dalam membangun bandnya.

Gue sendiri juga jalanin itu di kedua band gua, baik di Superglad ataupun di Kausa. Gue nggak mau keukeuh menganggap cara jaman dulu masih ampuh buat ngebangun band lu jadi keren. Gue harus adaptasi, maka gue masukin anak muda yang melek teknologi saat ini di kedua band gue. Karena gue nggak mau terjebak dalam nostalgia jaman dulu tuh bla bla bla, gue maunya pengalaman gua ngejalanin band dengan cara jaman dulu di kolaborasikan dengan teknologi saat ini. Dan, Alhamdulillah berjalan dengan lancar. 

Jadi, kalo band lo nggak jalan sekali kayak yang gue sebut di atas tadi, coba lo cari ada apa nih yang salah di band lo. Sebab, gue yakin semua band kalo emang niat maju dan niat berkarir di musik dengan kemudahan teknologi saat ini pasti jadi.

Jadi selamat mencoba, konsistensi dalam bermusik akan ada hasilnya kok. Percaya deh, hehehe.

One good thing about music, when it hits you, you feel no pain.” —Bob Marley.

Image source: Shutterstock

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Buluk Superglad #cara menangani band #manajer band

0 Comments

Comment
Other Related Article
Rudolf Dethu: BALI VINYL MOVEMENT: Skena Termeriah di 2021

Rudolf Dethu: BALI VINYL MOVEMENT: Skena . . . .

09 January 2022

Noize

Acum Bangkutaman: 2021: Tahun yang Baik untuk Musik

Acum Bangkutaman: 2021: Tahun yang Baik . . . .

08 January 2022

Noize

Arief Blingsatan: Sensasi Bermusik Sebagai Pemain Bass Sekaligus Vokalis

Arief Blingsatan: Sensasi Bermusik Sebagai Pemain . . . .

25 December 2021

Noize

DEWO ISKANDAR: PENTINGNYA NETWORKING MUSIK

DEWO ISKANDAR: PENTINGNYA NETWORKING MUSIK

22 December 2021

Noize

Yulio Piston: Serunya Warna Musik Lama Yang Dibawakan Para Pemain Baru Kancah Lokal

Yulio Piston: Serunya Warna Musik Lama . . . .

18 December 2021

Noize

Arief Blingsatan: Geliat Musik Pasca Pandemi Mereda

Arief Blingsatan: Geliat Musik Pasca Pandemi . . . .

14 December 2021

Noize

Buluk Superglad: Peraturan Tidak Akan Membungkam Kreativitas

Buluk Superglad: Peraturan Tidak Akan Membungkam . . . .

09 December 2021

Noize

Rudolf Dethu: Storytelling, Hal Genting, Lagi Penting

Rudolf Dethu: Storytelling, Hal Genting, Lagi . . . .

29 November 2021

Noize

Agung Hellfrog: Aksesoris Gitar yang Diperlukan Agar Cepat Jago Main Gitar

Agung Hellfrog: Aksesoris Gitar yang Diperlukan . . . .

24 November 2021

Noize

Agung Hellfrog: Vox AP2MT amPlug 2 Headphone Guitar Amplifier

Agung Hellfrog: Vox AP2MT amPlug 2 . . . .

18 November 2021

Noize

1 /