Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

destinasi yang mesti diapresiasi

Author : Admin Adventure

Article Date : 15/10/2021

Article Category : Places & Gears

Efek pemanasan global dan perubahan iklim yang tersebar luas dan semakin parah, tentu bisa menyebabkan lanskap Bumi jadi terlihat sangat berbeda di tahun-tahun mendatang.

Permukaan laut pun dikabarkan terus meningkat selama beberapa dekade, dan masalahnya semakin buruk. Bahkan, pada tahun 2100 diperkirakan kalau lautan bakal naik 30 cm atau lebih. Hal ini tentu bakal mengancam pantai dan pulau-pulau karena erosi meningkat dan badai tropis juga meningkat jumlahnya.

Nggak hanya itu, mencairnya glasial juga telah membebani benua dan ekosistem di seluruh dunia. Ini jelas memberi tanda bahwa planet ini udah nggak baik-baik aja. Bahkan, destinasi menakjubkan pun terancam menghilang dari muka Bumi.

Sebelum benar-benar menghilang dari Bumi dan nggak bisa dinikmati lagi, lo bisa mengunjungi deretan destinasi yang mesti diapresiasi berikut ini, Superfriends.

1. Great Barrier Reef, Australia

Image source: shutterstock.com/irfanshafiq

Great Barrier Reef merupakan salah satu dari keajaiban alam yang punya keindahan menakjubkan. Dengan luas lebih dari 347.618 km persegi, 2.500 terumbu karang yang berbeda, dan ribuan spesies air yang umum dan terancam punah, situs menakjubkan di Queensland, Australia ini sangatlah luar biasa. Namun sayangnya, destinasi ini dalam masalah.

Meningkatnya suhu laut, polusi air, pengasaman laut, dan angin topan terus-menerus menghantam Great Barrier Reef dan telah menyebabkan pemutihan karang massal. Pemerintah Australia dan Queensland bekerja buat melindungi spot menyelam ini supaya nggak menghilang dengan menyumbangkan $200 juta setiap tahun dan mendanai pekerjaan lembaga restorasi terumbu seperti Reef Trust.

2. Taman Nasional Gletser, AS

Image source: shutterstock.com/Checubus

Pada pertengahan 1800-an, diperkirakan ada 80 gletser di Taman Nasional Gletser di Pegunungan Rocky Montana. Namun sekarang, hanya ada sekitar 26 aja yang tersisa, dan gletser ini diperkirakan bakal hilang pada tahun 2100 atau bahkan lebih awal.

Iklim yang memanas telah mengurangi ukuran gletser ini lebih dari 80% sejak tahun 1966, menurut data yang dirilis oleh Survei Geologi AS. Pencairan gletser memberi tekanan pada spesies darat dan air dan menyebabkan permukaan air naik. Kalau lo mau mengunjunginya buat melihat gletser yang tersisa, mungkin lo harus mendaki dulu buat melihat sebagian besar gletser tersebut.

3. Venesia, Italia

Image source: shutterstock.com/g215

Dalam satu abad terakhir, frekuensi dan intensitas acqua alta (“air tinggi” dalam bahasa Italia, ungkapan untuk menggambarkan air pasang yang membanjiri kota) telah meningkat. Pada 4 November 1966, Venesia mengalami banjir terburuk yang pernah tercatat dengan kota yang terendam air setinggi 1,9 meter. Pada 12 November 2019, banjir membuat Venesia terendam air setinggi 1,8 meter.

Dan antara tahun 2000 dan 2020, udah lebih dari separuh kota dibanjiri total dua belas kali, dibandingkan dengan hanya sekali antara tahun 1872 dan 1950. Saat permukaan air laut naik dan Venesia tenggelam karena lempeng tektonik, acqua alta menjadi ancaman yang lebih besar bagi kota indah di Italia ini.

4. Pegunungan Alpen, Eropa