Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Desa Taro

Author : Admin Adventure

Article Date : 24/01/2022

Article Category : Places & Gears

Desa Taro yang berada di Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Provinsi Bali memang nggak sepopuler tetangganya, Ubud dan Kintamani. Meskipun begitu, pesona yang dimiliki desa wisata yang satu ini juga nggak kalah menakjubkan lho, Superfriends.

Yup, sekilas namanya memang terdengar sangat mirip sebuah rasa talas ungu yang lagi nge-hits belakangan ini. Tapi bukan itu Superfriends, desa yang terletak di Kabupaten Gianyar ini punya suasana alam yang masih sangat asri.

Biar makin tahu, mending simak lengkap ulasan tentang Desa Taro, hidden gem yang jadi bukti kekayaan budaya Pulau Bali berikut ini!

Sekilas Tentang Sejarah Desa Taro

Image source: taro.desa.id

Berdasarkan Markandya Purana, sejarah Desa Taro berasal dari perjalanan Rsi Markandya ke Bali. Diceritakan, setelah dari Gunung Raung di Jawa Timur, Rsi Markandya melanjutkan perjalanan ke tanah Bali karena melihat suatu sinar di arah timur saat ia berada di atas Gunung Raung.

Kemudian, ia sampai di Gunung Agung (Gunung Toh Langkir). Ia menanam Panca Datu (lima jenis logam) yang dibawa dari Gunung Raung. Dari Gunung Agung, ia melanjutkan perjalanan hingga ke areal Desa Taro saat ini.

Baca juga : 3 Lokasi Bali Bike Tour dengan Pemandangan Indah dan Harga Terjangkau

Di tempat itu, ia beserta pengikutnya mendirikan tempat tinggal. Di area itu kemudian diberi nama Sarwa Ada yang berarti serba ada atau semua ada di tempat itu. Lama kelamaan nama Sarwa Ada berubah menjadi Desa Taro hingga saat ini. Desa Taro sebagai desa tua di Bali sering disebut sebagai 'pusering jagat', pusatnya jagat Bali.

Punya Konservasi Lembu Putih yang Sangat Langka

Image source: taro.desa.id

Lembu Putih atau yang lebih dikenal dengan sebutan Nandini adalah hewan yang disucikan dan dihormati di Desa Taro. Dalam Hindhu, Nandini disimbolkan sebagai kendaraan Dewa Siwa, dewa yang memiliki fungsi sebagai pelebur, Superfriends.

Sebagai penghormatan, Lembu Putih ini disebut dengan nama Ida Bagus untuk lembu jantan, dan Siluh untuk betina. Lembu Putih ini juga diyakini memiliki kekuatan untuk menyembuhkan seseorang dari sakit, baik sakit medis maupun non-medis.

Desa Taro membuat taman konservasi untuk melestarikan Lembu Putih. Taman ini dikelola oleh Yayasan Lembu Putih di bawah naungan Desa Taro Kaja. Yayasan ini berhasil mendapatkan penghargaan Kalpataru pada tahun 2018 untuk kategori penyelamat lingkungan, lho.

Pantangan di Taman Konservasi Lembu Putih

Image source: taro.desa.id

Saat masuk ke taman ini pengunjung akan disapa oleh sebuah patung Dewa Siwa menunggangi Nandini. Di taman ini pengunjung bisa melihat dari dekat Lembu Putih baik yang dikandangkan maupun yang digembalakan.

Saat mengunjungi taman ini, ada pantangan yang wajib diperhatikan. Salah satunya adalah tidak berkata kasar kepada Lembu Putih yang ada di sini. Penduduk setempat meyakini, kalau ada yang melanggar pantangan tersebut hal yang kurang baik pasti bakal menimpa si pelaku.

Terlepas dari kepercayaan masing-masing pribadi, sebaiknya hormati keyakinan warga setempat ya, Superfriends!

Jumpa Kunang-kunang di The Fire Flies Garden

Tahu kunang-kunang, kan? Serangga ini sudah sangat susah ditemukan saat ini, terutama di daerah perkotaan. Di Desa Taro, tepatnya di Banjar Kaja tak jauh dari Pura Gunung Raung terdapat obyek wisata yang cukup unik yang diberi nama The Fire Flies Garden.

Baca juga : Destinasi Unik dan Menarik yang Wajib Dicoba Saat Traveling ke Bali

Obyek wisata ini merupakan tempat penangkaran kunang-kunang. Kumpulan serangga dengan cahaya ini akan terlihat sangat indah di malam hari. Karena hanya bisa melihat keindahan serangga ini di malam hari, maka pihak pengelola membuatkan spot-spot di areal penangkaran.

Pengunjung yang berkunjung pada siang hari bisa berswa foto di spot-spot tersebut dan menikmati kuliner di resto yang ada di taman tersebut. Pemandangan di sekeliling obyek wisata ini masih sangat asri, dikelilingi persawahan dan lembah.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Urban Places #Urban Action

Source:https://www.idntimes.com/travel/destination/ari-budiadnyana/desa-taro-c1c2/5

0 Comments

Comment
Other Related Article
coffee shop di Bulukumba

Deretan Coffee Shop di Bulukumba Paling . . . .

17 May 2022

Places & Gears

Desa Paling Indah di Italia

4 Desa Paling Indah di Italia . . . .

17 May 2022

Places & Gears

Bantaeng

5 Destinasi Alam Favorit di Bantaeng . . . .

17 May 2022

Places & Gears

Kafe Hits Medan

Kafe Hits yang Asyik Buat Nongkrong . . . .

16 May 2022

Places & Gears

Pemandian Air Panas

5 Rekomendasi Pemandian Air Panas yang . . . .

16 May 2022

Places & Gears

Cappadocia

4 Destinasi Wisata di Cappadocia yang . . . .

15 May 2022

Places & Gears

Wakatobi

Segala Hal Tentang Pesona Wakatobi, Caribbean . . . .

15 May 2022

Places & Gears

Danau Idenberg

Danau Idenberg, Spot Keren di Tengah . . . .

15 May 2022

Places & Gears

coffee shop di Gorontalo

Rekomendasi Coffee Shop di Gorontalo, Bikin . . . .

15 May 2022

Places & Gears

Pangkalpinang

Itinerary 3 Hari 2 Malam di . . . .

14 May 2022

Places & Gears

1 /