Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Reset Password

Please choose one of our links :

mtv unplugged

Author :

Article Date : 30/11/2019

Article Category : Super Buzz

Jika mendengar kata MTV diucapkan, banyak dari remaja sekarang yang menanggapinya sebagai siaran TV yang lebih banyak menampilkan serial reality show. Dulu, beda kisahnya. Ada pepatah yang mengatakan “...Saat musik masih bermain di MTV,” lucu mendengarnya, karena “M” dalam MTV itu adalah untuk "Music."

Dari berbagai sajian program televisi yang mereka suguhkan kepada para pecinta musik lintas negara; entah itu memutar video klip terbaru dari band-band favorit, mengurut karya-karya dalam tangga lagu, ataupun memainkan kartun animasi yang—sekali lagi—tak jauh dengan unsur musik; ada satu yang cukup melegenda hingga sekarang.

Pernah dengar MTV Unplugged? Ya, acara yang mengemas set musisi secara akustik kepunyaan  MTV itu mengudara untuk pertama kalinya pada 26 November 1989. Untuk tamu pertamanya, MTV Unplugged menghadirkan musisi asal Inggris, Squeeze, yang tampil ciamik di atas panggungnya di New York, Amerika.

Sejenak menapak tilas, program televisi itu terinspirasi dari salah satu penampilan akustik legenda jagad rock, Bon Jovi. Mereka berencana menggiring musisi-musisi ke New York untuk memainkan set akustiknya sendiri—sembari di rekam. Nampaknya ide tersebut merupakan ide yang cemerlang, terbukti Unplugged laku keras.

Fast forward beberapa tahun setelah dimulai, Unplugged menjadi sensasi. Ia ditunggu-tunggu banyak pecinta musik karena menjadi ajang yang pas untuk mempromosikan musisi-musisi yang baru rilis album, atau memberikan sisi lain dari karya-karya apik mereka—sisi yang lebih intim, tentunya.

Tidak hanya laku dalam perhitungan siaran televisi, Unplugged yang turut merilis set-nya dalam format album, juga sangat diburu oleh para pecinta musik. Album-album Unplugged menjadi rilisan must-have untuk para fans dari musisi yang tampil di dalam acara itu.

Sepanjang usianya menyiarkan berbagai macam set akustik, Unplugged banyak melahirkan momen-momen yang menarik. Mulai dari kolaborasi seru, cover-cover apik, hingga kejadian tak terduga sekalipun; semua terjadi di Unplugged.

Contoh saja set Alicia Keys yang berkolaborasi dengan sederet nama seperti Damian Marley, Common, dan Mos Def; yang akhirnya juga turut menggaet Adam Levine untuk memainkan cover version dari “Wild Horse” milik Rolling Stones. Atau mungkin momen langka dari pembawaan “Tears in Heaven” dari set Unplugged Eric Clapton, yang tak disangka ia setujui untuk tampil meski hanya berselang beberapa bulan dari kematian sang anak. “Tears in Heaven” dikemas begitu menyayat dan Unplugged berhasil menangkap emosi mentah Eric Clapton: Kesedihan tak terbedang akibat kehilangan anak tercintanya.

Masih banyak lagi set memukau  yang disajikan Unplugged, namun yang terbaik dan menjadi ikon dari acara itu hingga sekarang tentulah ketika Kurt Cobain, Dave Grohl, dan Krist Novoselic hadir dan main di sana. Ya, siapa tak tahu Nirvana Unplugged? Kala itu, Kurt—sewajarnya ia berlaku—menolak semua arahan produser dan membuat semuanya pusing. Tapi lepas dari aksi rebel-nya itu, Nirvana berhasil menampilkan sebuah set kelewat apik yang masih kerap didengar oleh orang banyak hingga sekarang.

Dari serangkaian gubahan akustik grunge yang mampu membuat bulu kuduk berdiri, highlight dari set Unplugged mereka justru hadir ketika Kurt cs. membawakan trek kepunyaan David Bowie dkk, “Where Did You Sleep Last Night?” lagu itu dibawakan mentah, menampilkan teriak-teriaknya Kurt di paruh akhir yang tak mungkin dapat dilupakan bagi siapapun yang menyimaknya di TV kala itu. Set Unplugged ini, ironisnya, direkam tak lebih dari lima bulan sebelum kematian Kurt yang tak terduga.

Baca Juga : Wasburn 333 Dimebolt

Lepas dari itu semua, hingga sekarang, MTV Unplugged masih hidup, lho! Meski sudah tidak menjadi program yang hadir secara rutin, Unplugged masih kerap digelar sebagai “specials”. Pada tanggal 27 September kemarin, Liam Gallagher menjadi yang terakhir untuk datang dan bermain di acara itu kawakan ini. Setidaknya, inilah sedikit acara yang masih memikul diksi “Music” dalam MTV.

Dari sederet aksi-aksi penuh ragam mereka, apa yang jadi set favorit kalian dari program legendaris ini? Suarakan di kolom komentar di bawah, ya!

ARTICLE TERKINI

Tags:

#MTV Unplugged #unplugged #Akustik #mtv #bon jovi #alicia keys #Eric Clapton #Liam Gallagher #nirvana #Kurt Cobain

0 Comments

Comment
Other Related Article
Album Kedua Big Red Machine yang Kayak dengan Kolaborasi

Album Kedua Big Red Machine yang . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Lewat Album Debut, Gangga Ajak Merayakan Patah Hati

Lewat Album Debut, Gangga Ajak Merayakan . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Doggyhouse Records: dari Shaggydog untuk Musik Indonesia

Doggyhouse Records: dari Shaggydog untuk Musik . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Luapkan Gelisah, Boston Manor Rilis “Carbon Mono”

Luapkan Gelisah, Boston Manor Rilis “Carbon . . . .

21 September 2021

Super Buzz

Ed Sheeran Rilis Single Baru Penuh Emosi untuk Album Keempat

Ed Sheeran Rilis Single Baru Penuh . . . .

21 September 2021

Super Buzz

5 Lagu Terbaik Pemenang Grammy untuk Playlist Penyemangat

5 Lagu Terbaik Pemenang Grammy untuk . . . .

21 September 2021

Super Buzz

Heruwa Vokalis Shaggydog Rilis Single Solo ‘Ngopi Dulu Lah’

Heruwa Vokalis Shaggydog Rilis Single Solo . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Dry Cleaning Lepas Double Single untuk Rayakan Album Debut Mereka

Dry Cleaning Lepas Double Single untuk . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Lagu Sedih Indonesia dari Musisi dan Band Indie Lokal

Lagu Sedih Indonesia dari Musisi dan . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Jangar Tebar Penawar Rindu Lewat “Rijang”

Jangar Tebar Penawar Rindu Lewat “Rijang”

19 September 2021

Super Buzz

1 /