Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Reset Password

Please choose one of our links :

Hasan Dzikrullah: Ide Kreatif Itu Memilih Inangnya

Author : Admin Music

Article Date : 31/08/2021

Article Category : Noize

Superfriends, pernah gak lo secara tiba-tiba mendapatkan suatu ide kreatif seakan-akan itu seperti ilham yang mungkin saja bisa merubah hidup lo? Sekitar tahun 2016 gue sempat dapat ujian sakit komplikasi selama 3 bulan-an. Dalam sakit yang cukup berat itu gue semacam dapat kesadaran baru tentang ide kreatif.

Gue berpikir "Ya Allah, kalau saya berhasil survive dari ini maka saya akan membuat sebuah karya yang betul-betul fresh dan belum ada". Bersyukurlah gue, karena gak lama dari sana Tuhan angkat penyakit gue. Bahkan Tuhan juga dengar doa gue saat itu sampai akhirnya gue bisa kepikiran bikin musik seperti Saptarasa. Musik dengan gaya psychedelic, blues, rock namun dibalut oleh orkes dangdut yang nikmat. Butuh 6 bulan berproses hingga akhirnya lagu-lagu Saptarasa bisa mengudara. Mulai dari proses menulis lagu, rekaman, mixing, menentukan sampul single dan EP-nya, konten promosinya hingga release party-nya.

 Poin yang mau gua sampaikan adalah: selama berproses itu gue merasa seakan bukan gue yang memiliki ide. Tapi ide tersebut yang memilih gue sebagai inangnya. Seakan ide tersebut hidup dan memilih gue untuk jadi pintunya menuju dunia nyata. Contoh kasus sederhana, gue sering mendapatkan "wahyu" berupa potongan-potongan nada ataupun lirik ketika gue sedang berkendara.

Gue cuma perlu menangkapnya dengan catatan atau rekaman ponsel dengan frekuensi otak dan mood gue saat itu supaya nanti bisa diproses jadi lagu yang rampung. Dari lagu yang rampung tersebut akan timbul rasa tanggungjawab untuk merekam dan merilisnya. Dari lagu yang dirilis timbul kondisi-kondisi baru yang mengubah keadaan hidup kita sekecil apapun itu. Entah mungkin tiba-tiba ada yang bilang bahwa lagu kita menginspirasi atau menyelamatkan seseorang di suatu tempat.

Banyak orang yang memperdebatkan halal atau haramnya musik, namun gue masih percaya bahwa musik juga ciptaan Allah. Frekuensi musik dan ibadah itu berbeda namun bukan berarti berlaku opositas. Gue percaya bahwa ide apapun itu datangnya dari Allah, syair yang ditulis bisa jadi adalah doa yang terucap dan selama kita percaya bahwa isi lagu tersebut bisa membawa kebaikan atau ketenangan gue rasa itu adalah cara lain dari Allah supaya kita merasa tenteram. Tentu seperti kehidupan, akan ada banyak rintangan dalam merealisasikan ide tersebut.

Begitulah teori dari gue tentang sebuah ide kreatif berdasarkan pengalaman spiritual yang gue alami. Semoga bisa menginspirasi. Jika teori ini tidak sesuai dengan suatu individu atau beberapa pihak, harap maklum karena gue tulis ini berdasarkan pengalaman pribadi saja.

Bisa saja saya benar, bisa saja saya perlu lebih belajar. Intinya adalah, jika lo dapat suatu ide yang menurut lo cukup layak untuk ditangkap dan dibuat nyata maka segera realisasikan! Jangan ditunda-tunda hingga terbengkalai. Bisa saja ide tersebut bisa merubah hidup lo! Bisa saja ide itu membawa lu ke suatu tempat yang lebih baik atau menantang! Bisa saja ide itu menggiring lo menuju seseorang! Segera realisasikan dan lakukan yang terbaik.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Supernoize #Dewo Iskandar #Musik

0 Comments

Comment
Other Related Article
Alvin Yunata: Kisah Rilisan Fisik Hari Ini

Alvin Yunata: Kisah Rilisan Fisik Hari Ini

15 September 2021

Noize

Stephanus Adjie: Bursa Transfer Band Metal

Stephanus Adjie: Bursa Transfer Band Metal

11 September 2021

Noize

Evolusi Rockbali: Vegas Dulu, Ubud Kemudian

Evolusi Rockabali: Vegas Dulu, Ubud Kemudian

29 August 2021

Noize

Arief Blingsatan: Mengenang We Are Pop Punk Tour 2014

Arief Blingsatan: Mengenang We Are Pop . . . .

27 August 2021

Noize

Acum Bangkutaman: Membangun Semangat Guyub di Tengah Pandemi

Acum Bangkutaman: Membangun Semangat Guyub di . . . .

26 August 2021

Noize

Stephanus Adjie: Mati Ide Mati Gaya, Terus Gimana Dong?

Stephanus Adjie: Mati Ide Mati Gaya, . . . .

05 August 2021

Noize

Arief Blingsatan: Musik sebagai Media "Self Healing"

Arief Blingsatan: Musik sebagai Media "Self . . . .

24 July 2021

Noize

Panggung Internasional Bagi Para Penulis Heavy Metal

Panggung Internasional Bagi Para Penulis Heavy . . . .

18 July 2021

Noize

Dewo Iskandar: Jangan Mati Dalam Stagnasi!

Dewo Iskandar: Jangan Mati Dalam Stagnasi!

15 July 2021

Noize

Buluk Superglad: Jakarta Bawah Tanah (Part 2)

Buluk Superglad: Jakarta Bawah Tanah (Part 2)

11 July 2021

Noize

1 /