Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Ini 3 Mentalitas yang Harus Dimiliki Seorang Pemain Esports Profesional!

Author : Admin Challenge

Article Date : 16/09/2021

Article Category : E-sport

Bicara soal esports nggak bakal jauh dari skill lo sebagai pemain, Superfriends. Saat lo nonton pemain-pemain profesional di kejuaraan juga pasti lo terpukau melihat skill mereka yang levelnya di atas lo. Lo mungkin udah latihan dengan gigih, rajin, dan melakukan semua hal teknis yang harus lo lakukan untuk up your game. Tapi, kok lo masih merasa skill lo belum cukup untuk jadi seorang atlet esports? Tenang, Superfriends, itu adalah pertanda bagus buat lo karena berarti mental lo mulai terbentuk layaknya seorang profesional. Mentalitas dan pola pikir ini ada 3, dan di sini Super Challenge bakal kasih tau lo semuanya!

1. Growth Mindset

Kalau lo udah mulai mempertanyakan kemampuan lo sendiri, dan selalu merasa skill lo masih belum cukup untuk benar-benar jadi pemain profesional, lo udah masuk ke ranah Growth Mindset, Superfriends. Untuk membangun pola pikir ini, lo perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi kegagalan dan belajar dari kegagalan itu. Dalam esports lo bakal ketemu sama feedback loop yang cepat banget, dalam arti dampak dari keputusan yang lo ambil bakal langsung terlihat di layar dan lo harus langsung merespons itu juga. Ketika keputusan yang lo ambil salah dan berujung kekalahan, lo harus siap untuk melihat itu lagi buat nemuin titik di mana lo melakukan kesalahan, dan langsung cari tau apa yang bisa lo lakuin supaya itu nggak terjadi lagi.

Growth Mindset ini nggak bisa lo bangun dalam waktu sekejap, Superfriends. Perlu pengulangan terus-menerus sampai Growth Mindset jadi bagian dari kebiasaan lo saat bermain dan latihan. Kalau lo tau, atlet esports itu orang-orang yang selalu menganalisis semua yang terjadi dalam permainan bahkan sampai hal-hal kecil sekalipun, dan itu nggak berlebihan. Itu memang perlu, karena karakteristik esports yang sangat dinamis perubahan sekecil apa pun bisa ngaruh ke hasil akhir pertandingan lo!

2. Hyper-focus dan Flow

Ini salah satu yang paling tricky dan sulit dikuasai, karena di sini lo harus bisa mengatur sesuatu yang biasanya berjalan otomatis sampai jadi ada di bawah kendali lo. Seorang atlet esport profesional biasanya punya kemampuan yang namanya hyper-focus. Kemampuan ini bisa bikin mereka menutup pikiran dari semua pengaruh eksternal dan cuma mikirin permainan mereka. Dari situ, atlet esports bisa masuk ke flow state di mana semua yang udah mereka latih dan kuasai mengalir kayak air. Sama juga kayak air, ketika ada rintangan di tengah flow mereka nggak berhenti gitu aja. Selalu ada cara buat melewati rintangan itu entah dengan memutari rintangan atau berkembang terus sampai bisa melampaui rintangan.

Masalahnya, untuk bisa punya mentalitas ini sama sekali nggak gampang, Superfriends. Lo bisa mulai melatih hyper-focus ini dari melatih aspek permainan lo satu demi satu. Dengan begitu, lo bakal jadi terbiasa fokus ke satu hal sampai itu selesai sebelum lanjut ke langkah berikutnya. Ketika lo menghadapi masalah dalam usaha mencapai tujuan lo itu, lo juga akan belajar mengatasi masalah supaya tujuan lo tetap bisa dicapai. Dari sini, flow lo dalam bermain akan terbangun dan nantinya performa lo akan jadi sungai yang mengalir deras tanpa bisa dihentikan!

3. Open-minded

Superfriends, esports itu nggak pernah stagnan, selalu mengalami dinamuka perubahan baik itu dari update atau tren yang lagi jadi meta. Di sini lo harus bisa jadi orang yang open-minded, terutama kalau tren baru yang terbukti berhasil nggak sesuai sama pemahaman atau build yang biasa lo pakai selama ini. Lo harus ingat lagi tujuan masuk ke match itu lo mau menang, dan itu yang paling penting. Ketika meta permainan berubah, lo harus bisa merespon itu dengan baik. Jangan sampai musuh lo pakai meta yang berlaku sekarang, sedangkan lo pakai meta yang udah nggak relevan.

Ada dua cara yang bisa lo lakukan untuk membangun pola pikir ini. Pertama, lo bisa ikutin terus meta-meta terbaru dan pahami kenapa strategi atau build itu berhasil. Selain membuka kesempatan lo buat pakai build baru itu, prose sini juga bisa menambah pemahaman lo soal gamenya. Kalau pemahaman lo udah oke, lo bisa coba cara kedua nih, Superfriends, yaitu coba bikin build lo sendiri. Kalau eksperimen build lo berhasil dan lo menang terus dengan strategi susunan lo sendiri, berarti skill dan mindset lo udah ada di level yang lebih tinggi dari lawan-lawan lo. Buktinya, mereka nggak tau gimana cara merespon permainan lo yang unik, bahkan mungkin mereka selama ini mengira yang  lo lakukan itu nggak mungkin, Superfriends!

Buat bisa punya 3 mentalitas dan pola pikir ini, lo emang harus berjuang keras karena semua ini hanya bisa tumbuh dari kebiasaan. Lama-kelamaan, cara main lo juga akan mengikuti kebiasaan berpikir lo, dan nantinya itu bakal terasa natural. Semakin cepat lo mulai, semakin cepat juga lo akan terbiasa. Jadi, mendingan lo mulai dari sekarang, Superfriends!

ARTICLE TERKINI

Tags:

#E-Sport

Source:https://www.oneesports.gg/id/fifa/moehammad-chanks-zulisar-dari-jaga-rental-ke-juara-epiala-indonesia/

0 Comments

Comment
Other Related Article
Seberapa Besar Faktor Hoki dari Mekanisme Random Number Generator dalam PUBG Mobile?

Seberapa Besar Faktor Hoki dari Mekanisme . . . .

14 October 2021

E-sport

IceFrog, Sosok Tunggal Paling Berkuasa dalam Esport DOTA 2

IceFrog, Sosok Tunggal Paling Berkuasa dalam . . . .

13 October 2021

E-sport

EVOS Esports Esports Dirikan Integrated Training Facility untuk Esports Pertama di Indonesia!

EVOS Esports Esports Dirikan Integrated Training . . . .

12 October 2021

E-sport

Biar Makin Terasa Nuansa Perangnya, Cobain Komunikasi Ala Militer di PUBG Mobile!

Biar Makin Terasa Nuansa Perangnya, Cobain . . . .

11 October 2021

E-sport

Capek Main Game Kompetitif? Ini 3 Game Mobile Kasual yang Bisa Lo Mainkan Sambil Istirahat!

Capek Main Game Kompetitif? Ini 3 . . . .

09 October 2021

E-sport

“Satu Suara, Satu Komitmen”: Mindset Seorang Kapten yang Memimpin Rainbow Savior Jadi Juara Super Fun Match Day VII PUBG Mobile

“Satu Suara, Satu Komitmen”: Mindset Seorang . . . .

08 October 2021

E-sport

Adu Strategi dan Kelihaian Manuver di Medan Perang Super Fun Match Day VII PUBG Mobile

Adu Strategi dan Kelihaian Manuver di . . . .

08 October 2021

E-sport

Ini Rahasia di Balik Peperangan Abadi antara Radiant dan Dire di Dota 2!

Ini Rahasia di Balik Peperangan Abadi . . . .

07 October 2021

E-sport

Ini 3 Hal yang Harus Dilatih Kalau Lo Mau Jadi Pemain Profesional!

Ini 3 Hal yang Harus Dilatih . . . .

05 October 2021

E-sport

21% ATLET ESPORT LEBIH SEHAT DARI ORANG BIASA, INI ALASANNYA!

21% ATLET ESPORT LEBIH SEHAT DARI . . . .

05 October 2021

E-sport

1 /