Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Keseriusan WIllow Bermusik Pop Punk lewat “Lipstick”

Author : Admin Music

Article Date : 17/07/2021

Article Category : Super Buzz

Transisi gaya bermusik secara signifikan merupakan hal yang jarang dilakukan oleh banyak musisi. Namun, Willow Smith, putri dari aktor Will Smith mengambil risiko untuk beralih dari genre hip hop menuju pop punk di tahun 2021 ini. Hal tersebut dibuktikan oleh rilisnya lagu berjudul Transparent Soul pada bulan April lalu hasil kolaborasi dengan Travis Barker. Selain itu, Willow Smith juga mengganti nama panggungnya menjadi Willow dalam menginformasikan identitas baru bermusiknya. 

Kali ini di pertengahan tahun 2021, Willow kembali memperkenalkan sebuah single cadas lainnya berjudul LipstickSingle ini merupakan single kedua yang dirilis oleh Willow dalam menyambut album kelimanya sejak berkarier sebagai musisi profesional. Album kelima Willow yang dirilis pada 16 July kemarin berjudul Lately I Feel Everything. Selain dianggap sebagai sebuah pembuktian akan keseriusan Willow bermusik di payung besar rock, putri dari Will Smith tersebut menjadikan album ini sebagai wadah eksplorasi baru dalam perjalanan kariernya. Willow meyakini bahwa dalam bermusik, aspek bersenang-senang merupakan hal utama yang perlu dijaga. 

Selain Travis Barker sebagai sosok yang cukup merepresentasikan genre pop punk, Willow juga mengajak satu nama ikonis lainnya untuk berkolaborasi dalam album kelimanya. Musisi tersebut adalah Avril Lavigne. Willow menganggap bahwa Avril Lavigne merupakan sosok ratu di genre pop punk dan kehadirannya dalam album kelimanya ini akan menambah warna tersendiri untuk bersanding dengan gaya musik Willow yang dinamis. Willow mengakui bahwa dirinya sangat mengidolakan sosok Avril Lavigne sejak remaja dan untuk bisa bekerja sama dengan sang ratu pop punk masih jadi sebuah pengalaman yang tidak terlupakan.

Willow juga menyatakan bahwa pergerakan musik secara dinamis yang dilakukannya ini tidak akan berhenti di pop punk saja. Willow mengakui bahwa dirinya cukup senang dengan musik metal dan berencana untuk membuat karya atau album untuk mengutarakan kecintaannya terhadap musik metal di masa yang akan datang. Namun untuk saat ini, Willow masih ingin bereksperimen dengan apa yang dirinya dapatkan dari pop punk.

Dalam album kelimanya, Willow ingin mengungkapkan bahwa di masa muda yang tidak akan pernah terulang, sang musisi ingin bisa melakukan eksperimen terhadap apa pun sehingga tidak ada rasa penyesalan di kemudian hari. Album Lately I Feel Everything juga diharapkan oleh Willow untuk bisa menjadi ajakan bagi perempuan dari kelompok minoritas agar tetap berusaha meraih mimpinya di ranah musik mainstream, seperti rock yang didominasi oleh para laki-laki. Willow menginginkan agar musisi banyak perempuan dari kelompok minoritas untuk dapat menunjukkan keahliannya dalam bermain musik rock, baik sebagai gitaris, pemain bass, penabuh drum, bahkan jadi frontman sekalipun. Sebagai manusia Willow menambahkan bahwa siapa saja berhak untuk melakukan hal apa yang mereka suka.

Harapan tersebut sebenarnya berakar dari pengalaman pribadi dari Willow. Pasalnya semasa beranjak remaja, Willow sempat mendapatkan perundungan dari kelompok usia sebayanya. Perundungan yang didapatkan Willow tersebut didasari karena kesukaannya dalam mendengarkan musik metal dan rock. Lahir sebagai keturunan African-American, Willow kerap kali mendapatkan pandangan negatif karena cenderung menyukai musik yang datang dari My Chemical Romance dan Paramore daripada menggemari musik hip hop yang lekat dengan budaya dan dari putri Will Smith tersebut. Oleh karena itu, melalui gaya musik yang dinamis, Willow ingin bisa mewakili perasaan remaja lainnya yang harus mengalami apa yang pernah dirinya alami.

Image courtesy of Willow

ARTICLE TERKINI

Tags:

# willow smith #willow #Travis Barker # avril lavigne #Single #punk #transparent soul #lipstick #Album #lately i feel everything

0 Comments

Comment
Other Related Article
Pale Waves Beri Bocoran Sedang Garap Album Ketiga

Pale Waves Beri Bocoran Sedang Garap Album Ketiga

16 October 2021

Super Buzz

The Panasdalam Bank Awali EP Baru dengan Single ‘Kamu Orang Gula’

The Panasdalam Bank Awali EP Baru . . . .

16 October 2021

Super Buzz

Mari Rayakan Semangat Hellprint: Spirit Of The Decade

Mari Rayakan Semangat Hellprint: Spirit Of . . . .

16 October 2021

Super Buzz

Tips dan Langkah-langkah Membuat Studio Rekaman di Rumah

Tips dan Langkah-langkah Membuat Studio Rekaman . . . .

16 October 2021

Super Buzz

Bangkutaman Rilis Album Ketiga Setelah Penantian Lama

Bangkutaman Rilis Album Ketiga Setelah Penantian . . . .

15 October 2021

Super Buzz

Placebo Rilis Single Baru setelah 5 Tahun Lamanya

Placebo Rilis Single Baru setelah 5 Tahun Lamanya

15 October 2021

Super Buzz

5 Teknik Bernyanyi yang Bantu Jaga Vokal Tetap Prima

5 Teknik Bernyanyi yang Bantu Jaga . . . .

15 October 2021

Super Buzz

“Same Shoes, No Company” Lanjutan Langkah BAP Menyambut Album Baru

“Same Shoes, No Company” Lanjutan Langkah . . . .

14 October 2021

Super Buzz

Ada Paul Pogba di Panggung Burna Boy

Ada Paul Pogba di Panggung Burna Boy

14 October 2021

Super Buzz

Inilah 5 Lagu Rock yang Terinspirasi Film Horor

Inilah 5 Lagu Rock yang Terinspirasi Film Horor

14 October 2021

Super Buzz

1 /