Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Reset Password

Please choose one of our links :

Larry Hartke: Pencetus Bass Amplifier Hartke Systems yang Mendunia

Author : Admin Music

Article Date : 28/07/2021

Article Category : Super Buzz

Selayaknya alat musik yang lain, bass juga memerlukan amunisi tambahan untuk bisa menghasilkan suara maksimal dan mendukung penampilan musik. Hal ini disadari betul oleh sosok bernama Larry Hartke.

Larry Hartke adalah salah satu pendiri dari bass amp dan perusahaan kabinet speaker dengan nama Hartke Systems. Perjalanan Larry Hartke dalam membuat salah satu perusahaan penghasil bass amplifier terbaik sejagat ini nyatanya cukup panjang.

Larry Hartke dan perusahaannya pertama kali merevolusi dunia amplifikasi bass pada tahun 1985 dengan penciptaan driver kerucut aluminium unik yang menghasilkan nada bass dengan dinamika yang jauh lebih luas daripada yang pernah didengar sebelumnya. Mereka bahkan mengklaim bahwa kesuksesan Hartke Systems bisa dikaitkan dengan sejarah panjang musisi kelas dunia yang menginspirasi dengan teknologi speaker bass buatan mereka.

Pada akhir 1970-an, Larry Hartke yang seorang ahli elektronik dan Ron Lorman mulai mengutak-atik prototipe aluminium kerucut driver (aluminum cone drivers) pertama. Baru pada tahun 1980 mereka merilis produk pertama mereka, kerucut aluminium, free edge tweeter dan a 2-way bookshelf system dengan woofer aluminium delapan inci, di bawah nama Hartke.

 

Kesuksesan Hartke semakin didukung setelah mereka membuatkan amunisi berupa bass cabinet untuk salah satu bassist kawakan Amerika Serikat, Jaco Pastorius, di tahun 1984. Ketika Jaco mencoba kabinet baru, low end yang solid dan koheren serta rentang frekuensi mid dan high yang diperluas yang dihasilkan oleh cone aluminium menginspirasinya. Akibatnya, Jaco mulai menggunakan kabinet bass buatan Hartke di semua pertunjukannya.

"Di tahun 1984, rekan saya Ron adalah insinyur untuk Miles Davis secara langsung dan di studio dan kami berada di tengah-tengah adegan jazz di New York. Marcus Miller, Darryl Jones, Jaco Pastorius dan begitu banyak pemain hebat ada di sana saat itu. Kami mengambol kabinet 810 Ampeg road dari manager Jacob--karena kami tak membuat kabinet besar saat itu--dan saya mengerjakan cetakan untuk kerucut speaker bass pertama," kenang Larry Hartke soal pengalamannya saat itu.

"Jaco menggunakan kabinet di semua acaranya dan desas-desus mulai keluar. Semua orang menginginkan suara bass yang baru, lebih cepat, dan lebih jernih ini. Kami lelah membawa kabinet 810 yang sangat berat ini sehingga kami merancang dan membangun beberapa 410 untuk kemudahan transportasi. Saat ini kami juga melakukan porting kabinet untuk lebih memperluas respons bass. Banyak musisi menelepon ke sana sini untuk membeli 410 awal kami. Hartke/Jaco 810 pertama itu sekarang berada di jendela di Lounge Bass 48th Street Hartke di New York. Jaco adalah talenta hebat, pria hebat, dan seorang teman. Dia benar-benar membuat Hartke bergerak dari nol menjadi enam puluh dengan memainkan lemari kami," ujarnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Hartke (@hartkesystems)

Berita soal suara bass yang lebih jernih dari bass milik Jacob menyebar dengan cepat di tahun 1985. Hartke memulai produksi massal kabinet bass kerucut aluminium pertamanya, modul 4x10". Pada tahun 1989, Hartke mengembangkan seluruh lini kabinet XL, termasuk 115XL, 210XL, 410XL, 4.5XL dan 810XL, yang telah dimainkan di atas panggung di seluruh dunia oleh pemain seperti Jaco, Marcus Miller, Darryl Jones, Jack Bruce, Will Lee, dan Garry Tallent.

Instrumen pertama yang diminati oleh Larry Hartke sendiri bukan bass, melainkan gitar. Besar di era 60-an, Hartke seperti kebanyakan anak muda di berbagai belahan dunia saat itu, menggilai musik The Beatles. Hartke baru beralih tertarik dengan bass setelah hadirnya Cream dan basisnya, Jack Bruce.

"Kemudian sekitar tahun 1964 datanglah The Beatles dan British Invasion dan itu membuat segalanya menjadi lebih baik. Anda tidak punya pilihan, suka atau tidak, Anda harus menjadi Beatle. Pilih satu: John, Paul, George atau Ringo. Itu hanya masalah instrumen apa yang ingin Anda mainkan. Saat itu saya ingin menjadi George, jadi saya membeli gitar Zim-Gar (saya tidak mampu membeli Gretsch) dan mengambil sekitar tiga pelajaran," kata Larry Hartke.

"Ketika Jack Bruce dan Cream muncul sekitar tahun 1967, sudah waktunya untuk mendapatkan gitar bass. Saya memakai banyak salinan Fresh Cream dan Disraeli Gears pada hari itu. Jelas Jack Bruce yang membuat saya tertarik pada semua hal bass. Saya memainkan semua lagu Cream dan Jimi Hendrix itu dalam sebuah band di SMP dan SMA," kenangnya.

Kecintaannya terhadap dunia musik, khususnya bass didukung dengan pengalaman bekerja di bagian teknik elektronik untuk audio. Setelah lulus SMA, Larry Hartke memutuskan bekerja di salah satu laboratorium elektronik milik desainer audio kenamaan saat itu, A. Stewart Hegeman.

"Stewart Hegeman adalah arsitek dari banyak terobosan teknik audio dan merancang banyak produk klasik pada zaman itu. Pengetahuannya tentang elektronik, amplifier, dan speaker diakui di seluruh dunia. Disanalah saya menjadi kecanduan peralatan audio Hi-Fidelity. Saya menjadi tangan kanan Stewart, muridnya. Kami bereksperimen dengan semua jenis konfigurasi sistem speaker dan bahan kerucut, serta desain preamp dan amplifier," tuturnya.

Setelah pengalaman bekerja itu, Larry Hartke memutuskan untuk membuat perusahaannya sendiri dengan mengembangkan perangkat audio untuk bass dan speaker. Kerja kerasnya itu akhirnya menuntun pada sebuah hasil manis berupa Hartke Systems yang kini sudah mendunia.

 

Image source: Instagram/Hartke Systems

ARTICLE TERKINI

Tags:

#bass

0 Comments

Comment
Other Related Article
Album Kedua Big Red Machine yang Kayak dengan Kolaborasi

Album Kedua Big Red Machine yang . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Lewat Album Debut, Gangga Ajak Merayakan Patah Hati

Lewat Album Debut, Gangga Ajak Merayakan . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Doggyhouse Records: dari Shaggydog untuk Musik Indonesia

Doggyhouse Records: dari Shaggydog untuk Musik . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Luapkan Gelisah, Boston Manor Rilis “Carbon Mono”

Luapkan Gelisah, Boston Manor Rilis “Carbon . . . .

21 September 2021

Super Buzz

Ed Sheeran Rilis Single Baru Penuh Emosi untuk Album Keempat

Ed Sheeran Rilis Single Baru Penuh . . . .

21 September 2021

Super Buzz

5 Lagu Terbaik Pemenang Grammy untuk Playlist Penyemangat

5 Lagu Terbaik Pemenang Grammy untuk . . . .

21 September 2021

Super Buzz

Heruwa Vokalis Shaggydog Rilis Single Solo ‘Ngopi Dulu Lah’

Heruwa Vokalis Shaggydog Rilis Single Solo . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Dry Cleaning Lepas Double Single untuk Rayakan Album Debut Mereka

Dry Cleaning Lepas Double Single untuk . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Lagu Sedih Indonesia dari Musisi dan Band Indie Lokal

Lagu Sedih Indonesia dari Musisi dan . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Jangar Tebar Penawar Rindu Lewat “Rijang”

Jangar Tebar Penawar Rindu Lewat “Rijang”

19 September 2021

Super Buzz

1 /