Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Lars Ulrich Akui Metallica Grogi Setelah Lama Tak Manggung

Author : Admin Music

Article Date : 10/11/2021

Article Category : Super Buzz

Belum lama ini, band heavy-metal Metallica menggelar sebuah pertunjukkan musik kejutan. Pertunjukan itu mereka gelar di sebuah venue bernama The Independent yang terletak di San Francisco, California, Amerika Serikat. Pertunjukan itu tergolong sukses. Bahkan salah satu pionir band thrash metal ini melanjutkan aksi panggung berikutnya di Chicago dan Louisville.

Di balik itu, band yang telah berkarya sejak tahun 1981 ini sempat merasakan nervous alias grogi. Pengakuan ini disampaikan oleh sang penggebuk drum, Lars Ulrich. Ia buka-bukaan bahwa Metallica juga sempat merasakan nervous berat saat harus tampil kembali di hadapan penonton. 

Hal ini terjadi meski Metallica sudah unjuk gigi kembali di beberapa panggung selama pandemi berlangsung. Padahal sebelumnya, Metallica hanya kebagian menggelar konser virtual saja dan acara televisi tanpa penonton.

Sebelumnya, Metallica terakhir kali memainkan konser mereka di depan penonton pada September 2019 lalu. Berarti sudah dua tahun yang lalu. Loudwire mencatat bahwa Lars Ulrich pun juga sepakat jika rentang waktu itu adalah masa jeda terlama yang dialaminya selama main band bersama Metallica.

"Saat kami masuk panggung di San Fransisco beberapa pekan lalu, tak bisa ditutupi kalau kami nervous berat," akunya.

"Kami seperti kebingungan harus melakukan apa dan cuma berharap semoga memori otot kami bisa segera balik lagi. Meski sudah latihan cukup lama untuk persiapan panggung, tapi energi panggung itu berbeda dan kalian tak akan pernah tau rasanya," tambahnya.

Metallica sendiri dikenal sebagai band metal paling populer dan berjaya selama tiga dekade terakhir. Mereka telah berdiri dan bermain di ribuan panggung dunia dengan integritas tinggi. Tetapi yang menarik, Lars Ulrich merasa sangat sumringah pada penampilan Metallica tahun ini.

Bersama Metallica, Lars Ulrich tak perlu mengulang-ulang lagu yang salah saat mereka bawakan di atas panggung.

"Aku senang sekali akhirnya bisa balik lagi ke panggung. Bersyukur karena bisa merasakan energi hebat dari fans yang telah sabar menanti karena COVID-19 yang menyebalkan ini," ungkapnya.

"Bahkan aku juga berani bilang kalau penampilan panggung kami di tahun ini sangatlah baik. Semoga kita tak perlu lagi menunggu sampai dua tahun untuk manggung kembali," tutup Lars Ulrich.

Perjalanan Panjang Metallica

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Metallica (@metallica)

Metallica dikenal sebagai sebuah band asal Amerika Serikat yang didirikan pertama kali di Los Angeles, Amerika Serikat. Awalnya, band ini dibentuk dengan nama The Young of Metal Attack. Beberapa bulan kemudian grup ini berganti nama dengan Metallica yang konon merupakan gabungan kata Metal dan Vodca. Nama Metallica sendiri sebenarnya adalah nama yang diusulkan untuk sebuah majalah musik yang “dicuri” oleh Lars Ulrich sebelum majalah itu mendapat nama tersebut.

Saat ini, Metallica beranggotakan empat personel. Mereka adalah James Hetfield (vokal dan gitar), Kirk Hammett (gitar), Robert Trujillo (bass), dan Lars Ulrich (drums). Mantan anggota Metallica lainnya termasuk Ron McGovney (bass), Dave Mustaine (gitar), Cliff Burton (bass) dan Jason Newsted (bass). 

Berkarya sejak 1980-an, Metallica tetap eksis hingga sekarang dan telah menelurkan setidaknya 10 album studio. Di antaranya adalah Kill 'Em All (1983); Ride the Lightning (1984); Master of Puppets (1986); ...And Justice for All (1988); Metallica (1991); Load (1996); Reload (1997); St. Anger (2003); Death Magnetic (2008); dan Hardwired... to Self-Destruct (2016).

Pada Juli 1982, formasi ini mengeluarkan demo-album No Life Till Leather. Demo inilah yang mengantarkan Metallica mendapatkan agen, kemudian hijrah ke New York. Setahun kemudian, pada 1983, Metallica berencana akan melakukan tur pendek ke beberapa kota. Sayangnya, James Hetfield dan Dave Mustaine malah terlibat perseteruan, hingga akhirnya Mustaine keluar dan kemudian mendirikan Megadeth.

Posisi Mustaine digantikan oleh Kirk Hammett; gitaris band Exodus. Formasi ketiga Metallica ini mengeluarkan debut album Kill 'Em All pada bulan Mei, tahun 1983. Kemudian pada 1984, Metallica semakin besar dengan melepas album kedua, Ride the Lightning. Album ini bertahan 50 minggu dalam Billboard Top 200. Demi memperlancar promosi, mereka juga mengeluarkan mini album Jump In The Fire.

Pada September 1985, Metallica memproduksi album Master of Puppets. Metallica kembali masuk Billboard Top 40 selama 72 minggu. Album ini merupakan album yang meraih platinum tanpa single dan video.

Pada September 1986, dalam perjalanan tur ke Skandinavia - bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan dan bassis Cliff Burton meninggal dunia. Peristiwa ini begitu memukul seluruh anggota band. Bahkan Dave Mustaine yang telah mendirikan Megadeth, mengenang kematian Cliff dalam lagu In My Darkest Hour dalam album Megadeth: So far.. So Good.. So What!. Sebulan kemudian, posisi Cliff Burton digantikan oleh Jason Newsted; bassis dari grup Floatsam And Jetsam.

Album And Justice For All dirilis pada September 1988. Metallica pun mulai mengeluarkan video musik, yang pertama kalinya adalah video musik lagu One. Video ini mencapai nomor 1 di MTV. Keberhasilan ini kemudian mendorong produksi video musik Cliff 'Em All, sebuah video kenangan untuk Cliff Burton.

Akhir tahun 1990, album self-titled atau Metallica direkam. Album ini membuat Metallica mencapai penjualan quadruple platinum dan menjadi album nomor satu di delapan negara Amerika dan Eropa. Serta meraih penghargaan Grammy Award, kategori “Penampil Metal Terbaik” dua tahun berturut-turut.

Metallica juga dikabarkan tengah menyiapkan materi lagu untuk album barunya yang ke-11. Materinya sudah disiapkan selama karantina pandemi COVID-19 ini.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Metallica #album metallica #konser metallica #Lars Ulrich #Heavy Metal #Metal #nervous

0 Comments

Comment
Other Related Article
Daftar Lagu Baru Indonesia Terbaik Sepanjang Tahun 2021

Daftar Lagu Baru Indonesia Terbaik Sepanjang . . . .

02 December 2021

Super Buzz

Heals, Coba Obati Kondisi Masa Kini dengan Karya Musiknya

Heals, Coba Obati Kondisi Masa Kini . . . .

02 December 2021

Super Buzz

Avril Lavigne Gabung Label Travis Barker, Rilis Single Baru

Avril Lavigne Gabung Label Travis Barker, . . . .

02 December 2021

Super Buzz

Rich Brian Luncurkan Video Musik untuk Single New Tooth

Rich Brian Luncurkan Video Musik untuk . . . .

02 December 2021

Super Buzz

5 Lagu Country Modern yang Bisa Jadi Inspirasi

5 Lagu Country Modern yang Bisa Jadi Inspirasi

01 December 2021

Super Buzz

BAP Hadirkan Single Ketiga Sebagai Jembatan Album Baru

BAP Hadirkan Single Ketiga Sebagai Jembatan . . . .

01 December 2021

Super Buzz

Simple Plan Bawa Penawar Rindu lewat “The Antidote”

Simple Plan Bawa Penawar Rindu lewat . . . .

01 December 2021

Super Buzz

U2 Eksplorasi Musik di Single Baru Your Song Saved My Life

U2 Eksplorasi Musik di Single Baru . . . .

30 November 2021

Super Buzz

Danilla Riyadi dan Sejumlah Musisi Kembali Bermusik Bersama

Danilla Riyadi dan Sejumlah Musisi Kembali . . . .

30 November 2021

Super Buzz

Spoon Lepas Single Baru yang Kental Aura Rock n’ Roll

Spoon Lepas Single Baru yang Kental . . . .

30 November 2021

Super Buzz

1 /