Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Luca Guadagnino Besut Film Adaptasi Album Bob Dylan

Author :

Article Date : 22/10/2018

Article Category : Super Buzz

Dua tahun terakhir terbilang padat bagi Luca Guadagnini, setelah Call Me by Your Name (2017) dan remake film Suspiria (2018) Guadagnino bersiap menggarap film terbaru.

Ia tidak langsung menggarap sekuel Call Me by Your Name, tapi justru akan membesut film adaptasi dari materi album seminal Bob Dylan, Blood On the Tracks (1975).

Dalam wawancara dengan majalah New Yorker, Guadagnino menyatakan bahwa salah satu produser Call Me by Your Name telah membeli hak film album tersebut dan memintanya untuk menyutradarai Blood On The Tracks.

Sutradara tersebut juga telah meminta penulis Richard LaGravenese untuk menggarap naskah.

Awal tahun ini, LaGravenese telah menyelesaikan naskah sepanjang 188 halaman yang diadaptasi dari berbagai tema dan karakter di album Dylan tersebut. Beberapa naskah lain yang telah ia tulis adalah The Fisher King, Behind The Candelabra, dan Beloved.

Blood On the Tracks adalah salah satu album seminal Dylan. Beberapa kritikus musik mengklaim bahwa album tersebut merupakan luapan rasa patah hati Dylan setelah bercerai dengan istrinya, Sara.

Guadagnino dikenal mampu membesut kisah yang sarat kekuatan emosional lewat komposisi estetis – seperti kisah cinta terlarang berlatar musim panas di Itali di Call Me by Your Name atau horror mencekam di Suspiria.  Namun seperti yang dilansir dari majalah New Yorker, naskah yang sudah diadaptasi berlatar di dekade 70-an dan akan “mendramatisasi rasa ketertindasan” para karakter utamanya. 

ARTICLE TERKINI

Tags:

#superbuzz #Bob Dylan #movie

0 Comments

Comment
Other Related Article
Pale Waves Beri Bocoran Sedang Garap Album Ketiga

Pale Waves Beri Bocoran Sedang Garap Album Ketiga

16 October 2021

Super Buzz

The Panasdalam Bank Awali EP Baru dengan Single ‘Kamu Orang Gula’

The Panasdalam Bank Awali EP Baru . . . .

16 October 2021

Super Buzz

Mari Rayakan Semangat Hellprint: Spirit Of The Decade

Mari Rayakan Semangat Hellprint: Spirit Of . . . .

16 October 2021

Super Buzz

Tips dan Langkah-langkah Membuat Studio Rekaman di Rumah

Tips dan Langkah-langkah Membuat Studio Rekaman . . . .

16 October 2021

Super Buzz

Bangkutaman Rilis Album Ketiga Setelah Penantian Lama

Bangkutaman Rilis Album Ketiga Setelah Penantian . . . .

15 October 2021

Super Buzz

Placebo Rilis Single Baru setelah 5 Tahun Lamanya

Placebo Rilis Single Baru setelah 5 Tahun Lamanya

15 October 2021

Super Buzz

5 Teknik Bernyanyi yang Bantu Jaga Vokal Tetap Prima

5 Teknik Bernyanyi yang Bantu Jaga . . . .

15 October 2021

Super Buzz

“Same Shoes, No Company” Lanjutan Langkah BAP Menyambut Album Baru

“Same Shoes, No Company” Lanjutan Langkah . . . .

14 October 2021

Super Buzz

Ada Paul Pogba di Panggung Burna Boy

Ada Paul Pogba di Panggung Burna Boy

14 October 2021

Super Buzz

Inilah 5 Lagu Rock yang Terinspirasi Film Horor

Inilah 5 Lagu Rock yang Terinspirasi Film Horor

14 October 2021

Super Buzz

1 /