Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

LVRN Records: dari Teman Kuliahan Jadi Label Hip-hop Kenamaan

Author : Admin Music

Article Date : 18/09/2021

Article Category : Super Buzz

Tak sedikit kisah sukses dan besar dimulai dari sebuah pertemanan, seperti yang terjadi pada perjalanan berdirinya label rekaman Love Renaissance (LVRN).

Semua bermula ketika Carlon Ramong, Justice Baiden, Junia Abaidoo, Sean Famoso McNichol dan Tunde Balogun menjadi mahasiswa di Georgia State University. Kelima sosok ini memutuskan untuk mendirikan label rekaman pada 2012.

Ketika Love Renaissance diluncurkan pada 2012, misi label rekaman itu sederhana: membuat label rekaman yang keren dan membuat musik R&B dan Hip-Hop kembali dicintai lagi.

Dengan misi yang begitu luas, lima pendiri LVRN harus membangun perusahaan secara bertahap. Pada tahun 2013, mereka menandatangani artis pertama mereka, penyanyi dan rapper asal Atlanta Raury, yang sebelumnya dikelola oleh Ramong dan Baiden.

Selain menjadi label rekaman, LVRN merupakan perusahaan agensi yang bergerak di bidang talent management, produksi kreatif, pemasaran dan strategi partnership. Maka tidak mengherankan jika mereka tak langsung banyak merekrut musisi untuk jadi roster label rekaman.

Ketika mereka memutuskan untuk membentuk perusahaan management artis, McNichol, Balogun, Junia Abaidoo, Baiden, dan Ramong memang punya misi untuk mengangkat musisi-musisi lokal dari daerah mereka, Atlanta Amerika Serikat.

“Kami semua harus memiliki pekerjaan pada awalnya karena itulah cara kami mensubsidi upaya kreatif kami dan hal-hal yang ingin kami lakukan,” Abaidoo menjelaskan.

“Kami adalah tipe orang yang hanya duduk, belajar, mengamati, dan ketika kami tidak tahu sesuatu, kami hanya akan bertanya atau mencari tahu. Itulah jenis atribut yang harus dimiliki manajer—mentalitas 'cari tahu'. Kami tidak menerima 'tidak' sebagai jawaban. Itu selalu ada dalam darah kami," jelas Balogun menambahkan.

Pada 2016, mereka menambahkan dua artis lagi: DRAM dan 6LACK. Sejak itu, Love Renaissance telah membuat langkah besar untuk memperkuat eksistensinya di industri musik global, khususnya musik hip-hop dan R7B.

Meskipun Raury meninggalkan LVRN pada tahun 2018, LVRN telah mengembangkan beberapa aksi terobosan terbesar di R&B dan hip-hop selama beberapa tahun terakhir, termasuk 6LACK, Boogie, dan Summer Walker. Di 2016, 6LACK mendapatkan nominasi Grammy untuk proyek debutnya Free 6LACK. Dan tahun lalu, album studio debut Summer Walker, Over It, mendapat pujian kritis dan telah terjual lebih dari satu juta unit hingga saat ini.

“Kami tahu apa yang ingin kami bangun. Gagasan tentang apa yang dapat kami lakukan meningkat seiring waktu, tetapi kami tahu kami ingin membangun bisnis yang hebat," ujar Balogun yang menjabat sebagai Presiden LVRN.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Love Renaissance (@lvrngram)

LVRN melebarkan sayapnya dengan menandatangani kesepakatan distribusi dengan Interscope Records pada Juli 2017. Tak cuma itu, mereka juga meluncurkan studio ruang kreatif di Atlanta bernama LVRN Studios.

"Peluncuran ini adalah contoh lain dari kekuatan dan pengaruh pemuda Atlanta dalam industri dan budaya. Studio dan ruang kreatif ini milik seluruh kota seperti halnya kami. Kami ingin memastikan tempat ini berfungsi sebagai pengingat tidak ada yang harus melakukan perjalanan melintasi negara ke Los Angeles atau New York untuk memulai impian mereka," jelas Sean Famoso soal studio ini.

Pada 2019 dan 2020, label tersebut menandatangani artis Cruel Santino, Kitty Ca$h, OMB Bloodbath, Eli Derby, Young Rog, dan BRS Kash. Nama terakhir didatangkan berkat salah satu single hit-nya, "Throat Baby (Go Baby).

Ketika semua mulai berjalan dengan lancar, pandemi COVID-19 menghantam seluruh dunia. Para pelaku di industri musik dan kreatif terkena dampaknya, termasuk LVRN Records.

Di tengah pandemi, tur menjadi tidak ada, memaksa label seperti LVRN untuk menyesuaikan taktik mereka. Artis yang biasanya menghabiskan sebagian besar tahun ini dalam perjalanan tur, 'dipaksa' menjelajahi realitas virtual.

LVRN berupaya untuk tetap menghormati sisi pribadi para artisnya dengan tidak mengintervensi keputusan mereka jika tak ingin menggelar konser karena alasan pribadi, khususnya di masa pandemi.

Love Renaissance juga memberikan penekanan besar pada kesehatan mental. Label baru-baru ini meluncurkan divisi kesehatan mental untuk membantu artis dan karyawan mengatasi masalah seperti kecemasan dan depresi. Baiden mengatakan ide itu berasal dari frustasi atas siklus berita terus-menerus tentang musisi yang menderita selama masa pandemi.

Saat ini, divisi tersebut masih dalam masa pertumbuhan, tetapi LVRN meyakini bahwa langkah mereka sudah membuahkan hasil. Selain pekerjaan yang dilakukan artisnya, para jajaran eksekutif juga melakukan sesi terapi untuk mengatasi hambatan sehari-hari.

Bagi LVRN Records, kesehatan mental harus menjadi prioritas bagi setiap perusahaan hiburan. 

Image source: Forbes/COURTESY OF LVRN RECORDS

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Hip Hop #rnb #lvrn #love renaissance #kitty ca$h #cruel santino #omb bloodbath #eli derby #young rog #brs kash

0 Comments

Comment
Other Related Article
Bangkutaman Rilis Album Ketiga Setelah Penantian Lama

Bangkutaman Rilis Album Ketiga Setelah Penantian . . . .

15 October 2021

Super Buzz

Placebo Rilis Single Baru setelah 5 Tahun Lamanya

Placebo Rilis Single Baru setelah 5 Tahun Lamanya

15 October 2021

Super Buzz

5 Teknik Bernyanyi yang Bantu Jaga Vokal Tetap Prima

5 Teknik Bernyanyi yang Bantu Jaga . . . .

15 October 2021

Super Buzz

“Same Shoes, No Company” Lanjutan Langkah BAP Menyambut Album Baru

“Same Shoes, No Company” Lanjutan Langkah . . . .

14 October 2021

Super Buzz

Ada Paul Pogba di Panggung Burna Boy

Ada Paul Pogba di Panggung Burna Boy

14 October 2021

Super Buzz

Inilah 5 Lagu Rock yang Terinspirasi Film Horor

Inilah 5 Lagu Rock yang Terinspirasi Film Horor

14 October 2021

Super Buzz

Weird Genius Kembali Hadirkan Kolaborasi Internasional

Weird Genius Kembali Hadirkan Kolaborasi Internasional . . . .

13 October 2021

Super Buzz

Eddie Vedder Ungkap Penghormatan Lewat “Long Way”

Eddie Vedder Ungkap Penghormatan Lewat “Long . . . .

13 October 2021

Super Buzz

Ikuti Cara Belajar Kunci Gitar yang Mudah Ini!

Ikuti Cara Belajar Kunci Gitar yang Mudah Ini!

13 October 2021

Super Buzz

Ramengvrl Bungkam Komentar Negatif Soal Penampilan di Single ‘I’m Ugly’

Ramengvrl Bungkam Komentar Negatif Soal Penampilan . . . .

12 October 2021

Super Buzz

1 /