Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Makin Gahar, The Horrors Lepas Single Baru Against The Blade

Author : Admin Music

Article Date : 16/11/2021

Article Category : Super Buzz

The Horrors, band asal Inggris bergenre goth/industrial rock, muncul kembali dengan rilisan terbaru. Kemunculan mereka bersama single barunya semakin mewakili nama mereka. The Horrors muncul lewat single terbaru Against The Blade. Band ini kian menunjukkan sisi kegelapan yang serba gahar di lagu ini.

Single terbaru ini hadir untuk membuka EP tiga trek dengan judul sama. EP The Horrors ini bakal dilepas pada 5 November 2021 nanti. EP terbaru mereka ini juga akan menjadi EP kedua The Horrors setelah awal tahun ini sempat merilis EP berjudul Lout.

Frontman The Horrors, Faris Badwan, juga menyebutkan bahwa EP Against The Blade memang ditujukan untuk menggambarkan sebuah kekacauan dan ketidakteraturan. Karena itu, single Against The Blade akan menampilkan tatanan suara yang jauh lebih “brutal”dan beringas dari rilisan-rilisan mereka sebelumnya.

Dikutip dari rilis pers yang dilansir Dork, Faris Badwan menggambarkan EP ini sebagai "Sebuah kebebasan yang hadir dengan meninggalkan semua harapan, hilangnya kontrol, dan menerima jika kita semua pasti punya kesempatan di sekitar kalian."

Menyepakati langkah sang vokalis, bassis Rhys Webb juga menuturkan, "Setelah EP Lout rilis, aku sangat suka dengan ide jika kita harus menantang semua personel band untuk bisa membuat lagu seekstrem mungkin.”

Selain itu, ada dua lagu lain yang hadir di EP ini, beriringan dengan single utama Against The Blade. Kedua lagu itu juga tak kalah gahar yakni Twisted Skin dan I Took a Deep Breath And I Kept My Mouth Shut.

Inspirasi sisi liar yang semakin matang dari The Horrors untuk rilisan EP dan lagu-lagunya ini diakui para personel muncul dari masa kebosanan di tengah pandemi yang melanda Inggris dan dunia. Maka, lagu-lagu mereka sangat cocok dengan kebutuhan band.

Faris Badwan kemudian dengan lugas menambahkan,"Entah kenapa aku merasa kalau akhir-akhir ini pendekatan kreatif kami semakin bebas dan liar, rasanya seperti lepas dari ikatan tali. Cukup ironis memang bagaimana kami butuh pandemi dulu untuk bisa begini. Kalau sudah begini, aku merasa seperti punya band baru sekarang yang akan muncul tepat waktu untuk menyambut era apocalypse."

Tentang The Horrors

The Horrors adalah band rock Inggris yang dibentuk di Southend-on-Sea pada tahun 2005. Formasi band ini terdiri dari vokalis utama Faris Badwan, gitaris Joshua Hayward, pemain keyboard dan synthesizer Tom Furse, bassis Rhys Webb, serta drummer dan perkusi Joe Spurgeon. Musik mereka telah diklasifikasikan ke dalam beberapa genre seperti garage rock, garage punk, gothic rock, shoegazing dan post-punk revival.

Sejauh ini, The Horrors telah merilis lima album studio. Di antaranya adalah Strange House (2007), Primary Colors (2009), Skying (2011), Luminous (2014) dan V (2017). Semua album musik The Horrors pun masuk dalam UK Top 40. Mereka pun melanjutkan keseriusannya bermusik dengan merilis EP bertajuk Lout pada awal tahun 2021.

Untuk EP Lout yang rilis tahun ini, The Horrors, lewat Faris, menyebutkan bahwa Lout adalah tentang hubungan antara pilihan dan kesempatan, pengambilan risiko kompulsif, dan tentang mendorong keberuntungan. Lout menjadi materi baru pertama band yang lagu-lagunya serba galak ini sejak album kelima 2017 mereka V menandai titik tolak yang mencolok untuk The Horrors. Mereka mengadopsi suara industrial metal baru yang menjulang tinggi.

“Sebagai sebuah band, khususnya live, kami selalu memiliki sisi agresif dan saat kami mulai menulis lagu baru, menjadi jelas bahwa kami sedang menuju ke arah itu,” ungkap Faris Badwan.

Sebelumnya, Lout diluncurkan dengan film pendek yang disutradarai oleh Jordan Hemingway. Film pendek itu dibintangi oleh eksekutif kecantikan Isamaya Ffrench. Musiknya dibuat oleh gitaris Joshua Third dan keyboardist Tom Furse. Estetika baru band ini cocok dengan suara baru mereka yang degil dan keras.

“Ada sesuatu yang terasa seperti kembali ke suara yang lebih berat, tetapi sebenarnya itu adalah satu juta mil jauhnya dari apa pun yang telah kami lakukan. Menjaga agar suaranya tetap agresif dan ketukannya berat adalah prinsip utama, semuanya tampak seperti itu,” ungkap The Horrors.

Bassis Rhys Webb menambahkan bahwa Lout adalah musik paling menjijikkan yang mereka buat sejak Strange House untuk debut tahun 2007. Rentetan kebisingan industri yang intens. Kembali ke semangat dan sikap LP debut kami tetapi meledak ke masa depan.

Lout didukung oleh lagu Org dan Whiplash. Semua lagu baru itu ditulis dan direkam dari jarak jauh selama pandemi COVID-19. 

“Dulu, setiap kali kami menulis hal-hal dengan tepi yang lebih keras, itu berasal dari energi yang kami dapatkan dari semua bermain bersama di sebuah ruangan, tetapi menciptakan suasana semacam ini dari jarak jauh adalah tantangan yang berbeda. Ini tingkat intensitas yang sama dengan hal-hal 100 mil per jam yang telah kami lakukan di masa lalu, tetapi kemarahannya entah bagaimana lebih tersalurkan. Saya tidak sabar untuk memainkan lagu-lagu ini secara langsung karena ada begitu banyak kebebasan dalam kekacauan semacam itu,” kata Faris Badwan.

Bebas dari tekanan jadwal rilis yang membosankan, Webb menjelaskan bagaimana band menikmati hal: "tidak membuat rekaman untuk siapa pun kecuali diri kita sendiri" – dengan semangat pembebasan yang dimasukkan ke dalam album mereka berikutnya.

“Satu-satunya hal yang perlu kami khawatirkan adalah membuat musik baru yang paling menarik yang kami bisa. Kami cukup beruntung telah bersama selama 15 tahun dan mengerjakan LP studio keenam kami. Sepertinya waktu yang tepat untuk menggunakan senjata api, tidak ada larangan penuh untuk Horror, seperti yang seharusnya selalu terjadi,” lanjutnya.

 

Image source: NME

ARTICLE TERKINI

Tags:

# the horrors #single baru #EP #against the blade #lout #Rock #industrial rock #pandemi

0 Comments

Comment
Other Related Article
Daftar Lagu Baru Indonesia Terbaik Sepanjang Tahun 2021

Daftar Lagu Baru Indonesia Terbaik Sepanjang . . . .

02 December 2021

Super Buzz

Heals, Coba Obati Kondisi Masa Kini dengan Karya Musiknya

Heals, Coba Obati Kondisi Masa Kini . . . .

02 December 2021

Super Buzz

Avril Lavigne Gabung Label Travis Barker, Rilis Single Baru

Avril Lavigne Gabung Label Travis Barker, . . . .

02 December 2021

Super Buzz

Rich Brian Luncurkan Video Musik untuk Single New Tooth

Rich Brian Luncurkan Video Musik untuk . . . .

02 December 2021

Super Buzz

5 Lagu Country Modern yang Bisa Jadi Inspirasi

5 Lagu Country Modern yang Bisa Jadi Inspirasi

01 December 2021

Super Buzz

BAP Hadirkan Single Ketiga Sebagai Jembatan Album Baru

BAP Hadirkan Single Ketiga Sebagai Jembatan . . . .

01 December 2021

Super Buzz

Simple Plan Bawa Penawar Rindu lewat “The Antidote”

Simple Plan Bawa Penawar Rindu lewat . . . .

01 December 2021

Super Buzz

U2 Eksplorasi Musik di Single Baru Your Song Saved My Life

U2 Eksplorasi Musik di Single Baru . . . .

30 November 2021

Super Buzz

Danilla Riyadi dan Sejumlah Musisi Kembali Bermusik Bersama

Danilla Riyadi dan Sejumlah Musisi Kembali . . . .

30 November 2021

Super Buzz

Spoon Lepas Single Baru yang Kental Aura Rock n’ Roll

Spoon Lepas Single Baru yang Kental . . . .

30 November 2021

Super Buzz

1 /