Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Reset Password

Please choose one of our links :

Marshall JCM900 reissue

Author :

Article Date : 25/11/2015

Article Category : Tips & Gears

Kali ini akan membahas ampli yang paling sering muncul hampir di setiap venue di Indonesia; JCM 900. Ampli keluaran dari Marshall Amplification memang paling sering tersedia baik di venue maupun di studio latihan/recording. Ampli yang sering digunakan oleh para gitaris rock dan metal pada awal 1990-an ini mempunyai knob paramater yang bisa dibilang simple; dua channel (low-gain A; high-gain B) dengan empat band EQ yang digunakan secara bersamaan.

Untuk Channel A, ampli ini memberikan sound clean dengan clarity dan body yang oke, dengan memberi tambahan reverb bisa dikategorikan sweet. untuk channel B, sound distorsi yang dihasilkan tentu saja Marshall banget, mungkin jika dideskripsikan; sound dengan frekuensi mid-high yang menonjol, secara clarity oke meskipun cenderung agak ‘tajam’. Kadar distorsi yang dihasilkan memang tidak se-brutal ampli high-gain yang beredar di era-era sekarang. Mungkin kita perlu tambahan efek di depannya untuk menambah kadar distorsinya, karena jika knob gain channel-B ini kita geber, sound yang dihasilkan cenderung jadi terlalu fuzzy atau kehilangan clarity-nya. Dari segi ketahanan, ampli ini jelas dapat melalui medan-medan venue, selama enggak dibanting tentunya hehe.

Meskipun diberikan label high-gain, secara sound ampli dua channel ini memiliki karakter yang in my opinion cenderung lebih cocok untuk musik rock. Namun, untuk keperluan saya di panggung, terutama manggung diluar kota/pulau di mana kemungkinan untuk membawa ampli sendiri bisa dibilang kecil dan biasanya ampli ini yang selalu available, ternyata ampli ini mampu mengakomodasi saya mendapatkan sound yang saya butuhkan untuk memainkan lagu-lagu saya di Burgerkill ;) 

ARTICLE TERKINI

Tags:

0 Comments

Comment
Other Related Article
Perluas Inspirasi Musikmu dengan Valeton GP-100

Perluas Inspirasi Musikmu dengan Valeton GP-100

23 August 2021

Tips & Gears

Meneropong Perjalanan Pedal Gitar Overdrive Legendaris dan Ikonik ‘Ibanez Tube Screamer’

Meneropong Perjalanan Pedal Gitar Overdrive Legendaris . . . .

22 August 2021

Tips & Gears

4 Merek Gitar Elektrik Terbaik Buatan Anak Negeri

4 Merek Gitar Elektrik Terbaik Buatan Anak Negeri

30 July 2021

Tips & Gears

Membuat dan Memutar Musik Apapun dengan Zoom R8

Membuat dan Memutar Musik Apapun dengan Zoom R8

29 July 2021

Tips & Gears

Panduan Penggunaan DI Box

Panduan Penggunaan DI Box

25 June 2021

Tips & Gears

Mencari Sound Gitar Terbaik Bagi Musikmu- Bagian II

Mencari Sound Gitar Terbaik Bagi Musikmu- . . . .

24 June 2021

Tips & Gears

JANGAN MAIN MUSIK METAL TANPA PEDAL DISTORSI INI

JANGAN MAIN MUSIK METAL TANPA PEDAL DISTORSI INI

30 May 2021

Tips & Gears

Mencari Sound Gitar Terbaik Bagi Musikmu - Bagian I

Mencari Sound Gitar Terbaik Bagi Musikmu . . . .

29 May 2021

Tips & Gears

APA YANG PERLU DIKETAHUI TENTANG POWER SUPPLY PEDAL EFEK GITAR.

APA YANG PERLU DIKETAHUI TENTANG POWER . . . .

23 April 2021

Tips & Gears

FAKTA DIBALIK PEDAL BOSS METAL ZONE

FAKTA DIBALIK PEDAL BOSS METAL ZONE

18 April 2021

Tips & Gears

1 /