Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

MENCARI MIKROFON YANG TEPAT DALAM BERBAGAI SITUASI

Author :

Article Date : 14/02/2021

Article Category : Tips & Gears

Jenis dan merk mikrofon tertentu biasanya lebih baik jika dibandingkan yang lainnya dalam situasi tertentu pula. Pada artikel ini saya akan menyampaikan beberapa tipikal penggunaan mikrofon agar memberikan saran dan ide tentang jenis mikrofon yang secara tradisional digunakan dalam berbagai kebutuhan.

Seperti yang sebelumnya pernah dibahas, saat mempertimbangkan mikrofon, hak yang harus diperhatikan ialah tentang spektrum frekuensi yang mencakup instrumen. Sederhananya begini, jika sobat menggunakan mikrofon dinamik untuk menangkap suara pertunjukan orkestra, maka kemungkinan besar hasilnya tidak akan baik karena jenis mikrofon dinamik tidak memiliki respons frekuensi tinggi yang akurat. Kasus lainnya, jika sobat akan menangkap suara tom-tom menggunakan mikrofon kondensor akan membuatnya terdengar tipis dan cenderung boros karena untuk kebutuhan tersebut bisa diakomodir hanya dengan mikrofon dinamik yang jauh lebih murah. Intinya, pilihan mikrofon cukup subjektif, tergantung kebiasaan dan selera orang yang akan menggunakannya. Berikut ini beberapa saran dasar berdasarkan tujuan penggunaannya. 

✓Vokal: Kebanyakan orang lebih menyukai suara mikrofon kondensor diafragma besar untuk vokal. Jika memiliki anggaran tidak terbatas, sebaiknya sobat juga bisa coba menggunakan beberapa mikrofon ribbon untuk tujuan ini. Dalam penggunaannya di lapangan, mikrofon dinamik dapat dianggap paling baik dan banyak saat sobat mencoba menangkap suara vokal yang agak nge-drive, dirty, atau raw. Ya, bayangannya mungkin seperti merekam vokal rock, metal, blues, hard core, atau punk.  Atau mungkin jika sobat tergolong musisi yang senang eksplorasi, mikrofon kondensor diafragma kecil dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan suara yang cerah dan kekinian (frekuensi tinggi). 

✓Amplifier gitar elektrik: Mikrofon dinamik atau mikrofon kondensor diafragma kecil bekerja dengan baik untuk tujuan ini. Beberapa orang menggunakan kadang menggunakan mikrofon kondensor diafragma besar karena menyukai tambahan frekuensi rendah yang dihasilkan mikrofon ini. Mikrofon ribbon juga bisa jadi alternatif, tapi hati-hati saja dalam menempatkan mikrofonnya agar tidak terlalu dekat karena akan merusak pitanya, 

✓ Amplifier bass elektrik: sudah jelas, pilihan pertama saat melakukan miking pada amplifier bass elektrik adalah mikrofon kondensor diafragma besar atau mikrofon dinamis. Salah satu dari mereka dapat menangkap spektrum frekuensi yang dicakup oleh gitar bass. Mikrofon kondensor diafragma kecil bukanlah pilihan yang baik karena memiliki fokus frekuensi tinggi. 

✓ Gitar akustik dan alat musik bersenar lainnya: Mikrofon kondensor diafragma besar atau kecil atau mikrofon pita berfungsi dengan baik di banyak kasus. Mikrofon dinamik terlalu membatasi respons frekuensi untuk menghasilkan suara alami. Pilih jenis diafragma besar atau kecil berdasarkan keseluruhan spektrum frekuensi instrumen. Misalnya, untuk menangkap kedalaman nada gitar, pilih mikrofon diafragma besar, tetapi untuk instrumen dengan register yang lebih tinggi, seperti biola atau mandolin, mikrofon diafragma kecil berfungsi dengan baik. 

Horn: jenis mikrofon ribbon atau pita dapat melembutkan nada sedikit dan membuat terdengar lebih alami, terutama jika meletakan mikrofon lebih dekat (dalam jarak beberapa kaki atau lebih). Pilihan kedua adalah mikrofon kondensor diafragma besar dalam pola angka-8 atau omnidirectional yang ditempatkan sedikit ke sisi instrumen. Untuk ini, sobat memerlukan mikrofon kondensor diafragma besar yang memiliki banyak pola, seperti AKG C414B atau Shure KSM-44. 

✓ Piano: Mikrofon kondensor diafragma besar dan kecil umumnya digunakan untuk piano. Pilihan ini tergantung peletakkan mikrofon dan bagaimana ruangannya. Misalnya, ruangan dengan suara yang bagus meminta sepasang mikrofon diafragma kecil omnidirectional yang ditempatkan agak jauh dari piano. Tidak direkomendasikan menggunakan mikrofon ribbon atau mikrofon dinamik untuk instrumen ini.

✓ Set drum: Tom-tom, snare drum, dan kick (bass) drum semuanya terdengar bagus dengan mikrofon dinamik karena tidak mengandung frekuensi tinggi. Dapat juga menggunakan mikrofon kondensor diafragma besar, tetapi berhati-hatilah meletakkannya, karena jika drummer memukulnya, maka sobat pasti menyesal.

✓ Simbal: Untuk simbal set drum, sepasang diafragma kecil

Mikrofon kondensor berfungsi dengan baik, meskipun beberapa orang lebih suka menggunakan mikrofon diafragma besar. Mikrofon Pita juga terdengar cukup bagus dan dapat mengatasi kekerasan simbal saat direkam secara digital. Mikrofon dinamik akan kekurangan respons frekuensi tinggi untuk membuat simbal bisa muncul saat proses mixing. 

✓ Perkusi: ini kategori yang luas karena instrumennya banyak dan bermacam-macam, maksud saya shaker, triangle, marakas, dan mainan perkusi bernada tinggi lainnya. Untuk instrumen ini, mikrofon kondensor diafragma kecil atau besar dapat bekerja dengan baik. Mikrofon diafragma besar akan lebih disukai karena self-noise yang lebih tinggi dari mikrofon diafragma kecil.

Daftar di atas hanya sekedar saran dan masukan bagi sobat-sobat yang sedang mempersiapkan karyanya untuk direkam. Semoga bermanfaat.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#supergears

0 Comments

Comment
Other Related Article
Agung Hellfrog: Bermain-main dengan Plug-in

Agung Hellfrog: Bermain-main dengan Plug-in

28 September 2021

Tips & Gears

Agung Hellfrog: Impulse Response dan Seputar Wilayahnya

Agung Hellfrog: Impulse Response dan Seputar . . . .

26 September 2021

Tips & Gears

Perluas Inspirasi Musikmu dengan Valeton GP-100

Perluas Inspirasi Musikmu dengan Valeton GP-100

23 August 2021

Tips & Gears

Meneropong Perjalanan Pedal Gitar Overdrive Legendaris dan Ikonik ‘Ibanez Tube Screamer’

Meneropong Perjalanan Pedal Gitar Overdrive Legendaris . . . .

22 August 2021

Tips & Gears

4 Merek Gitar Elektrik Terbaik Buatan Anak Negeri

4 Merek Gitar Elektrik Terbaik Buatan Anak Negeri

30 July 2021

Tips & Gears

Membuat dan Memutar Musik Apapun dengan Zoom R8

Membuat dan Memutar Musik Apapun dengan Zoom R8

29 July 2021

Tips & Gears

Panduan Penggunaan DI Box

Panduan Penggunaan DI Box

25 June 2021

Tips & Gears

Mencari Sound Gitar Terbaik Bagi Musikmu- Bagian II

Mencari Sound Gitar Terbaik Bagi Musikmu- . . . .

24 June 2021

Tips & Gears

JANGAN MAIN MUSIK METAL TANPA PEDAL DISTORSI INI

JANGAN MAIN MUSIK METAL TANPA PEDAL DISTORSI INI

30 May 2021

Tips & Gears

Mencari Sound Gitar Terbaik Bagi Musikmu - Bagian I

Mencari Sound Gitar Terbaik Bagi Musikmu . . . .

29 May 2021

Tips & Gears

1 /