Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Reset Password

Please choose one of our links :

Green Day

Author :

Article Date : 29/10/2020

Article Category : Super Buzz

Rasa-rasanya, kalimat “wake me up when september ends” yang diambil dari judul lagu Green Day ini terasa sangat begitu relate melihat keadaan dunia yang sedang dilanda pandemi. Saking populernya, kalimat tersebut biasanya sering ditemukan dalam bentuk cuitan, caption instagram, bahkan meme. Ingin rasanya ketika bangun tidur, pandemi yang sedang terjadi saat ini langsung sirna tidak berbekas. Kerap jadi template pengikat engagement di media sosial, nyatanya ada cerita yang cukup menyedihkan dibalik lagu Wake Me Up When September Ends milik Green Day tersebut.

Wake Me Up When September Ends pertama kali dikenalkan Green Day sebagai sebuah single untuk album ketujuhnya, American Idiot yang rilis di tahun 2004. Menghadirkan sisi lain dari Green Day yang terkesan lebih membumi dan manusiawi, lagu ini langsung mendapatkan atensi yang begitu banyak dari penikmat musik internasional. Baik mereka yang menggemari Green Day atau kebetulan mendengarkan lagu ini secara tidak sengaja. 

Tidak hanya dari sisi lagu yang bertemakan ballad yang menarik perhatian, video klip dari single hit Green Day ini juga cukup memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan yang disisipkan untuk lagunya. Untuk video klip Wake Me Up When September Ends, Green Day mengambil latar yang berkisah tentang sepasang kekasih yang harus berpisah, karena sang pria harus menyelesaikan kewajibannya dalam program wajib militer di Amerika Serikat dan berpisah untuk perang di Iraq.

Secara visual, video klip dari Wake Me Up When September Ends milik Green Day ini dapat diartikan sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan perang yang selalu diinisiasi oleh pihak pemerintah Amerika Serikat. Di negara Paman Sam, sistem wajib militer ini masih tetap dijalankan, sehingga seakan memaksa warganya untuk siap mengangkat senjata.

Mungkin pesan itu yang coba diutarakan oleh Green Day di permukaan. Nyatanya, Wake Me Up When September Ends memiliki pesan lain di dalam lagunya. Secara visual memang sudah diterangkan bahwa lagu dari Green Day ini mengusung tema utama tentang kehilangan. Namun, masih banyak yang belum mengetahui bahwa Billie Joe Armstrong, sang pentolan di dalam tubuh Green Day ini menulis lagunya untuk mengenang kepergian sang ayah.

Wake Me Up When September Ends bercerita tentang rasa kehilangan Billie Joe atas meninggalnya sang ayah akibat penyakit kanker di tahun 1982 silam. Vokalis sekaligus pemain gitar Green Day tersebut mengalami guncangan jiwa yang sangat besar. Rasa tidak percaya serta luka yang mendalam membuat Billie Joe mengunci dirinya di dalam kamar saat prosesi pemakaman ayahnya berlangsung. Kalimat “wake me up when september ends” merupakan kalimat yang dirinya lontarkan untuk menjawab panggilan ibunya yang mengharapkan Billie Joe untuk keluar dari kamarnya. Penggalan lirik, “Like my father's come to pass. Seven years has gone so fast.” menggambarkan jarak waktu dari meninggalnya sang ayah dan sesaat Green Day dibentuk di tahun 1989.

Sebelumnya Green Day merencanakan untuk merilis lagu Wake Me Up When September Ends masuk ke dalam album kompilasi Shenanigans di tahun 2002. Namun, kondisi mental Billie Joe yang belum sepenuhnya pulih untuk menyanyikan dan merekam lagu ini jadi alasan akhirnya Wake Me Up When September Ends rilis di album American Idiot di tahun 2004.

Lirik Wake Me Up When September Ends - Green Day

Summer has come and passed

The innocent can never last

Wake me up when September ends

Like my father's come to pass

Seven years has gone so fast

Wake me up when September ends

Here comes the rain again

Falling from the stars

Drenched in my pain again

Becoming who we are

As my memory rests

But never forgets what I lost

Wake me up when September ends

Summer has come and passed

The innocent can never last

Wake me up when September ends

Ring out the bells again

Like we did when spring began

Wake me up when September ends

Here comes the rain again

Falling from the stars

Drenched in my pain again

Becoming who we are

As my memory rests

But never forgets what I lost

Wake me up when September ends

Summer has come and passed

The innocent can never last

Wake me up when September ends

Like my father's come to pass

Twenty years has gone so fast

Wake me up when September ends

Wake me up when September ends

Wake me up when September ends

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Green Day # punk # rock # american idiot # wake me up when september ends

0 Comments

Comment
Other Related Article
Album Kedua Big Red Machine yang Kayak dengan Kolaborasi

Album Kedua Big Red Machine yang . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Lewat Album Debut, Gangga Ajak Merayakan Patah Hati

Lewat Album Debut, Gangga Ajak Merayakan . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Doggyhouse Records: dari Shaggydog untuk Musik Indonesia

Doggyhouse Records: dari Shaggydog untuk Musik . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Luapkan Gelisah, Boston Manor Rilis “Carbon Mono”

Luapkan Gelisah, Boston Manor Rilis “Carbon . . . .

21 September 2021

Super Buzz

Ed Sheeran Rilis Single Baru Penuh Emosi untuk Album Keempat

Ed Sheeran Rilis Single Baru Penuh . . . .

21 September 2021

Super Buzz

5 Lagu Terbaik Pemenang Grammy untuk Playlist Penyemangat

5 Lagu Terbaik Pemenang Grammy untuk . . . .

21 September 2021

Super Buzz

Heruwa Vokalis Shaggydog Rilis Single Solo ‘Ngopi Dulu Lah’

Heruwa Vokalis Shaggydog Rilis Single Solo . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Dry Cleaning Lepas Double Single untuk Rayakan Album Debut Mereka

Dry Cleaning Lepas Double Single untuk . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Lagu Sedih Indonesia dari Musisi dan Band Indie Lokal

Lagu Sedih Indonesia dari Musisi dan . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Jangar Tebar Penawar Rindu Lewat “Rijang”

Jangar Tebar Penawar Rindu Lewat “Rijang”

19 September 2021

Super Buzz

1 /