Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Reset Password

Please choose one of our links :

Muchos Libre Rilis “Butaneko” Sebagai Memorabilia dari Jepang

Author :

Article Date : 23/01/2021

Article Category : Super Buzz

Bandung tidak hanya dikenal sebagai salah satu kota yang sering melahirkan band atau musisi berkualitas. Kota Kembang juga dikenal selalu berhasil melahirkan persona musik yang unik tanpa mengurangi kualitas dari musikalitasnya. Salah satunya adalah Muchos Libre. Unit garage rock asal Bandung yang kerap tampil layaknya pegulat profesional lengkap dengan topeng ini baru saja merilis sebuah single baru yang dipersembahkan untuk para kaum pemalas pada akhir tahun 2020 lalu.

Berjudul Butaneko, single terbaru dari Muchos Libre ini memiliki sudut pandang yang unik dan nyeleneh. Diambil dari kata “buta{ dalam bahasa Jepang yang berarti babi dalam bahasa Indonesia, serta “neko” yang berarti kucing, lagu baru milik Muchos Libre ini mengisahkan tentang seekor babi yang memilih untuk hidup sebagai seekor kucing. Melalui posting-an pada akun Instagram resminya, Muchos Libre menceritakan tentang kisah seekor babi ternak yang hidupnya hanya akan berakhir menjadi daging olahan. Mengetahui tentang nasibnya yang tidak beruntung, seekor babi dalam lagu Muchos Libre ini meyakini bahwa dengan menjadi seekor kucing, dirinya tidak perlu untuk berakhir sebagai sumber pakan olahan di kemudian hari. 

Ide nyeleneh yang datang tersaji pada lagu Butaneko ini hadir di saat sang vokalis Muchos Libre, Bagongtempur, melakukan ekspedisi ke Jepang. Kata buta dan neko merupakan dua kata yang tidak bisa lepas dari benak sang vokalis Muchos Libre selama menjalani hidupnya di negeri matahari terbit tersebut. Aransemen musik untuk lagu Butaneko ini diolah dengan apik oleh kedua anggota di tubuh Muchos Libre, Bagongtempur dan Korongmentah. 

Single terbaru dari Muchos Libre ini tidak hanya hadir dalam format audio digital. Muchos Libre juga telah merilis Butaneko dalam format audio visual berbentuk video lyric yang sudah diunggah melalui kanal Youtube resmi mereka sejak bulan Desember 2020 lalu. Kehadiran Butaneko juga jadi sebuah pengenalan untuk rencana Muchos Libre di tahun 2021. Rencananya Muchos Libre akan merilis album baru di tahun ini. Bahkan Muchos Libre pun telah mempersiapkan 11 lagu untuk mengisi nomor pada albumnya nanti. Single Butaneko milik Muchos Libre ini dirilis melalui label independen Orange Cliff Records yang baru saja merilis single terbaru dari Monica Hapsari berjudul Chant of the Sun Scream.

Tahun 2020 juga jadi tahun yang aktif bagi Muchos Libre. Diketahui pada awal tahun 2020, Muchos Libre sempat merilis sebuah single berjudul Manusia Perak yang terinspirasi dari fenomena pengamen jalanan, Manusia Silver. Untuk lagu Manusia Perak sendiri, Muchos Libre menambahkan elemen-elemen fiksi ilmiah pada aransemen lagunya yang berhasil membuat karakter sound-nya lebih terkesan dewasa. Muchos Libre juga membuat sekuel dari lagu Manusia Perak, berjudul Manusia Silver Dalam single Manusia Perak dan Manusia Silver, Muchos Libre juga melakukan kerja sama dengan Gandhi Eka yang merupakan seorang seniman, komikus, dan ilustrator asal Jogja. Gandhi Eka berperan sebagai ilustrator yang dipercaya membuat cover dari kedua single tersebut.

Di tahun yang sama, Muchos Libre juga sempat merilis sebuah video lyric untuk salah satu single lawasnya yang rilis lebih dulu di tahun 2019 berjudul Miris & Sinting. Video lyric dari salah satu karya milik Muchos Libre tersebut juga berhasil membawa band garage rock asal Bandung ini mendapatkan sebuah penghargaan. Di bulan November lalu, Muchos Libre berhasil meraih penghargaan untuk kategori The Most Extreme Music Video dalam ajang Extreme Moshpit Awards.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#muchos libre # butaneko # bandung # extreme moshpit # garage rock # orange cliff # manusia perak # manusia silver

0 Comments

Comment
Other Related Article
Album Kedua Big Red Machine yang Kayak dengan Kolaborasi

Album Kedua Big Red Machine yang . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Lewat Album Debut, Gangga Ajak Merayakan Patah Hati

Lewat Album Debut, Gangga Ajak Merayakan . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Doggyhouse Records: dari Shaggydog untuk Musik Indonesia

Doggyhouse Records: dari Shaggydog untuk Musik . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Luapkan Gelisah, Boston Manor Rilis “Carbon Mono”

Luapkan Gelisah, Boston Manor Rilis “Carbon . . . .

21 September 2021

Super Buzz

Ed Sheeran Rilis Single Baru Penuh Emosi untuk Album Keempat

Ed Sheeran Rilis Single Baru Penuh . . . .

21 September 2021

Super Buzz

5 Lagu Terbaik Pemenang Grammy untuk Playlist Penyemangat

5 Lagu Terbaik Pemenang Grammy untuk . . . .

21 September 2021

Super Buzz

Heruwa Vokalis Shaggydog Rilis Single Solo ‘Ngopi Dulu Lah’

Heruwa Vokalis Shaggydog Rilis Single Solo . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Dry Cleaning Lepas Double Single untuk Rayakan Album Debut Mereka

Dry Cleaning Lepas Double Single untuk . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Lagu Sedih Indonesia dari Musisi dan Band Indie Lokal

Lagu Sedih Indonesia dari Musisi dan . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Jangar Tebar Penawar Rindu Lewat “Rijang”

Jangar Tebar Penawar Rindu Lewat “Rijang”

19 September 2021

Super Buzz

1 /