Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Parkour With Science: Memahami Momentum dan Kalkulasi Matang Seorang Traceur!

Author : Admin Challenge

Article Date : 04/01/2022

Article Category : Urban Sport

Lari, lompat, salto, roll, dan banyak gerakan lainnya dalam Parkour itu emang sekilas kelihatan kayak gerakan yang cuma membutuhkan dua hal. Pertama adalah kemampuan fisik atletis kayak superhero, dan yang kedua nyali baja tiada tara. Itu nggak salah, Superfriends. Dua faktor itu emang penting banget dalam menentukan keberhasilan manuver-manuver lo dalam Parkour. Tapi, ada satu lagi faktor yang nggak kalah penting, bahkan mungkin bisa jadi lebih penting untuk dimiliki seorang Traceur, yaitu kecerdasan dan kalkulasi, terutama soal Momentum.

Mungkin lo udah pernah dengar istilah Momentum sebelumnya. Apalagi kalau lo pernah belajar Fisika, Momentum pasti pernah muncul sebagai rumus, angka , dan simbol di atas kertas yang seringnya boring, Superfriends. Nah, ilmu itu ternyata kepakai dalam praktik Parkour!

Pada dasarnya, Momentum adalah energi yang dimiliki oleh massa yang bergerak. Karena lo punya massa, ketika lo bergerak lo menciptakan momentum. Jadi, momentum adalah energi kinetik yang lo kumpulkan melalui gerakan dan percepatan, yang pada saat Parkour bisa lo dapatkan dari berlari dan melompat. Momentum juga jadi salah satu alasan lo kalau mau melompati gap butuh mengambil ancang-ancang, atau dikenal juga dengan istilah Run-Up.

Dengan mengambil ancang-ancang, ada jarak antara tempat lo berdiri dengan obstacle yang mau lo lewati. Nah, selama lo berlari menempuh jarak itu, lo membangun kecepatan. Bersamaan dengan kecepatan yang sedang dibangun, Momentum lo juga terbentuk, Superfriends. Momentum yang terkumpul saat lo berlari ke obstacle ini disebut Momentum Horizontal. Seberapa besar momentum yang lo miliki itu nggak tergantung sama seberapa jauh run-up lo, tapi lebih ke seberapa besar kecepatan (velocity) lo, Superfriends. Karena, kecepatan tu nantinya yang bakal ngaruh ke seberapa jauh lo bisa melompat. Tapi, itu juga akan dipengaruhi seberapa tinggi lompatan lo. Semakin tinggi jarak vertikal lompatan lo, semakin berkurang jarak horizontal lompatan lo. Tentunya kekuatan otot dan kelihaian lo dalam bermanuver juga ngaruh di sini.

Nah, kenapa ini penting buat lo pahami? Karena, pada dasarnya Parkour adalah seni lo dalam mengarahkan dan memanipulasi Momentum, Superfriends. Mulai dari Run-Up, Speed Vault, Wall Run, Sampai Shoulder Roll itu semua dilakukan untuk menjaga, mengarahkan, dan bahkan menambah Momentum yang melekat di tubuh lo. Kalau lo udah bisa merasakan sensasi flow atau mengalir dari manipulasi Momentum ini, nantinya lo akan menemukan ada skill baru yang bertumbuh di diri lo, yaitu insting. Insting seorang Traceur itu yang bikin lo bisa jadi kreatif dalam mengatasi obstacle, dan nggak selalu harus mengandalkan nyali yang nggak bisa digoyang. Ketika insting lo bermain dan semua keputusan udah terkalkulasi dengan matang, nggak akan ada rasa takut lagi, Superfriends!

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Urban Sport

Source:https://theconversation.com/the-science-of-parkour-the-sport-that-seems-reckless-but-takes-poise-and-skill-110881

0 Comments

Comment
Other Related Article
Kepo, Deck Skateboard Idealnya Bisa Tahan Berapa Lama, Sih?

Kepo, Deck Skateboard Idealnya Bisa Tahan . . . .

21 January 2022

Urban Sport

Mengenal Groupset Road Bike dan Semua Komponen yang Tergabung di Dalamnya

Mengenal Groupset Road Bike dan Semua . . . .

20 January 2022

Urban Sport

Sebastien Charron Jadi Bukti Badan Gemuk itu Bukan Alasan Nggak Bisa Parkour!

Sebastien Charron Jadi Bukti Badan Gemuk . . . .

19 January 2022

Urban Sport

Sekarang ini, Open Sea emang jadi marketplace NFT terbesar di dunia. Transaksi NFT di marketplace tersebut tembus sampai 55 Triliun rupiah di bulan Januari ini. Ini jadi angka terbesar sepanjang sejarah perdagangan NFT. Tapi, adanya Open Sea nggak me

Sekarang ini, Open Sea emang jadi . . . .

18 January 2022

Urban Sport

Butuh Waktu Berapa Lama Buat Belajar Skateboard?

Butuh Waktu Berapa Lama Buat Belajar Skateboard?

17 January 2022

Urban Sport

Mau Ganti Ban Road Bike? Ini 3 Pilihan yang Tersedia Buat Lo!

Mau Ganti Ban Road Bike? Ini . . . .

17 January 2022

Urban Sport

Indonesia Ternyata Punya Kejuaraan Road Bike Kelas Internasional Bernama Tour de Singkarak!

Indonesia Ternyata Punya Kejuaraan Road Bike . . . .

15 January 2022

Urban Sport

Ollie Atau Nollie, Lo Lebih Suka yang Mana?

Ollie Atau Nollie, Lo Lebih Suka yang Mana?

14 January 2022

Urban Sport

Tips Calisthenics Biar Lo Kuat Nahan Posisi Human Flag

Tips Calisthenics Biar Lo Kuat Nahan . . . .

12 January 2022

Urban Sport

Tips untuk Cara Menentukan Jumlah Rep Tiap Set Biar hasilnya Sesuai Ekspektasi!

Tips untuk Cara Menentukan Jumlah Rep . . . .

11 January 2022

Urban Sport

1 /