Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

PERBEDAAN ANTARA MIKROFON DIAFRAGMA BESAR DAN KECIL

Author :

Article Date : 07/02/2021

Article Category : Tips & Gears

Komponen paling penting dalam mikrofon apa pun untuk menentukan suara mikrofon adalah diafragma . Kemampuan diafragma untuk bergerak secara akurat dengan gelombang tekanan suara yang menghantamnya ditentukan oleh kombinasi ukuran, massa, dan penutup di sekitarnya. Selama bertahun-tahun para ahli berusaha untuk menyempurnakan bahan diafragma dan teknik konstruksi diafragma yang dapat menghasilkan semua audio tanpa distorsi. Melihat perkembangan saat ini, produsen mikrofon masih memiliki serangkaian kompromi dengan biaya, daya tahan, dan kualitas suara yang bertentangan dengan hukum fisika yang tidak dapat diubah dalam memproduksi mikrofon berkualitas tinggi.

Lalu, sejauh mana diafragma ini mempengaruhi hasil suara dan mengapa ketika di studio atau produsen mikrofon menawarkan jenis diafragma kecil dan besar. Apa artinya, dan apa perbedaan soniknya? Jenis mana yang terbaik untuk penerapan di lapangan? Ini semua yang perlu diketahui. 

Jika sobat punya waktu untuk membaca buku-buku yang membahas mikrofon, secara garis besar istilah diafragma “kecil” berarti berukuran sekitar ½ inchi dan diafragma “besar” berukuran (atau membran) berdiameter 1 inci (25,4 mm) atau lebih. Tapi itu hanya aturan praktis atau teori. Pada kenyataannya, banyak mikrofon diafragma kecil untuk perekaman audio yang menggunakan kapsul berukuran lebih besar. Juga, ada mikrofon diafragma besar dengan ukuran diafragma sedikit di bawah 1 inci, seringkali 22 mm. Beberapa produsen akan memberikan ukuran seluruh kapsul, yang dalam kasus kapsul diafragma besar tipikal adalah 32-34 mm. Ukuran diafragma sebenarnya jarang melebihi 27 mm. Dengan demikian, hal itu tampaknya cukup untuk membedakan antara mikrofon diafragma besar dan kecil.

Yang penting diperhatikan adalah perbedaan antara diafragma kecil dan besar hanya terdapat pada mikrofon kondensor. Ada beberapa mikrofon dinamik yang digunakan untuk kepentingan penyiaran yang secara eksplisit disebut "diafragma besar", tetapi selain itu baik produsen maupun pengguna tampaknya tidak peduli dengan ukuran kapsul dinamis atau diafragma.

Dari segi ukuran hal itu juga lebih mudah dibedakan, atau ukuran diafragma sering kali tercermin dalam konstruksi mikrofon. Kondensor diafragma kecil biasanya ramping, berbentuk pensil sedangkan kondensor diafragma besar biasanya jauh lebih besar. 

Mikrofon diafragma kecil

Secara historis, kondensor diafragma besar diciptakan lebih dulu dibandingkan diafragma kecil. Mikrofon kondensor awal tahun 1930-an dan 40-an harus menggunakan kapsul diafragma besar untuk mengatasi kebisingan tabung elektronik. Membran besar menangkap lebih banyak energi akustik, sehingga menghasilkan tegangan sinyal yang lebih tinggi. Dalam perkembangannya, pada tahun 1950-an dan 60-an mulai dikembangan mikrofon kondensor diafragma kecil. Sampai hari ini, keuntungan teknis utama dari mikrofon kondensor diafragma besar adalah kinerja kebisingannya. Namun, dalam semua hal lainnya, kondensor diafragma kecil adalah tipe yang lebih unggul, secara teknis. Keunggulan utamanya adalah: respons transien yang sangat baik (diafragma kecil dapat mengikuti gelombang suara dengan lebih akurat), respons frekuensi tinggi yang diperpanjang (bahkan di luar pendengaran manusia), pola pengambilan yang sangat konsisten. 

Namun, suaranya lebih dari sekadar performa teknis. Kekurangan (yang seharusnya) dari mikrofon kondensor diafragma besar adalah bagian dari apa yang membuatnya begitu menarik, terutama untuk vokal dan kata yang diucapkan. Pola pelebaran pada frekuensi rendah dan respons frekuensi rendah tetap bagus, meskipun penyanyi beberapa penyanyi perlu bergerak untuk mengekspresikan diri. Selain vokal dan kata yang diucapkan, mikrofon diafragma besar sering digunakan untuk instrumen solo untuk membuatnya tampak lebih hidup.

Mikrofon diafragma Besar

Kondensor diafragma kecil adalah pilihan terbaik jika tujuan sobat adalah menangkap suara yang murni dan alami. Tidak ada jenis mikrofon lain yang akan memberi karakter suara yang lebih detail. Karena suaranya yang netral, mikrofon diafragma kecil berkualitas tinggi dapat digunakan untuk hampir semua hal. Dalam musik populer, misalnya metal, mikrofon diafragma kecil biasanya digunakan untuk piano, gitar akustik, dan alat musik bersenar lainnya serta drum (overhead, snare, hi-hat, cymbal) dan perkusi. Dalam konteks lainnya, sound engineer yang merekam musik klasik banyak menggunakan kondensor diafragma kecil hampir secara eksklusif. Karena pola pickup yang konsisten dan dianggap sangat baik untuk menangkap paduan suara, ansambel, dan orkestra atau bahkan surround

Tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk, mikrofon kondensor diafragma besar dan kecil adalah alat perekam yang hebat. Semuanya tentang memilih alat yang tepat untuk berbagi tujuan saja. Intinya, kondensor diafragma kecil memberikan/menghasilkan suara yang tidak berwarna, netral, dan sangat detail (realis) sehingga dapat digunakan untuk tujuan apa pun, seperti suara aslinya atau apa adanya. Sementara kondensor diafragma besar adalah mikrofon yang bertujuan membuat sumber suara tampak lebih besar, lebih menarik, lebih indah, dan menggemaskan. Mereka akan memberikan efek perasaan "terdengar seperti rekaman" sehingga dapat membuat vokal dan instrumen utama lainnya menjadi sorotan bagi pendengar.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#mikrofon diafragma #supergears

0 Comments

Comment
Other Related Article
Agung Hellfrog: Bermain-main dengan Plug-in

Agung Hellfrog: Bermain-main dengan Plug-in

28 September 2021

Tips & Gears

Agung Hellfrog: Impulse Response dan Seputar Wilayahnya

Agung Hellfrog: Impulse Response dan Seputar . . . .

26 September 2021

Tips & Gears

Perluas Inspirasi Musikmu dengan Valeton GP-100

Perluas Inspirasi Musikmu dengan Valeton GP-100

23 August 2021

Tips & Gears

Meneropong Perjalanan Pedal Gitar Overdrive Legendaris dan Ikonik ‘Ibanez Tube Screamer’

Meneropong Perjalanan Pedal Gitar Overdrive Legendaris . . . .

22 August 2021

Tips & Gears

4 Merek Gitar Elektrik Terbaik Buatan Anak Negeri

4 Merek Gitar Elektrik Terbaik Buatan Anak Negeri

30 July 2021

Tips & Gears

Membuat dan Memutar Musik Apapun dengan Zoom R8

Membuat dan Memutar Musik Apapun dengan Zoom R8

29 July 2021

Tips & Gears

Panduan Penggunaan DI Box

Panduan Penggunaan DI Box

25 June 2021

Tips & Gears

Mencari Sound Gitar Terbaik Bagi Musikmu- Bagian II

Mencari Sound Gitar Terbaik Bagi Musikmu- . . . .

24 June 2021

Tips & Gears

JANGAN MAIN MUSIK METAL TANPA PEDAL DISTORSI INI

JANGAN MAIN MUSIK METAL TANPA PEDAL DISTORSI INI

30 May 2021

Tips & Gears

Mencari Sound Gitar Terbaik Bagi Musikmu - Bagian I

Mencari Sound Gitar Terbaik Bagi Musikmu . . . .

29 May 2021

Tips & Gears

1 /