Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Supermusic Playlist Episode 3 Oktober 2021 dari Gangga

Author : Admin Music

Article Date : 29/10/2021

Article Category : Super Tapes

Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda tahun 2021 ini, Supermusic Playlist kembali hadir menyuguhkan playlist setiap bulannya dari berbagai band Tanah Air. Playlist ini dibuat tentu untuk menambah referensi musik Superfriends.

Supermusic Playlist Oktober 2021 ini muncul dengan beberapa musisi Indonesia yang diulas oleh penyanyi dan penulis lagu, Gangga Kusuma. Ulasan beberapa musisi untuk playlist kali ini akan disajikan dengan ringkas dan lengkap, berikut karya-karya musik mereka yang seru.

Pada edisi ketiga kali ini, Gangga Kusuma mengulas kreativitas band-band atau penyanyi dalam bermusik. Hal ini karena, menurut Gangga, semua orang pasti memiliki playlist-nya masing-masing yang biasanya didengarkan untuk berbagai macam hal seperti memberi motivasi atau juga menemani momen-momen tertentu. Apalagi di tengah kondisi pandemi yang tak kunjung selesai saat ini.

Gangga pun membuat playlist yang berisi 20 lagu pilihannya dan karya-karya dari empat band lokal yang dipilih sekaligus untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun ini. Yuk, simak daftarnya.

FORLYFE

FORLYFE adalah sebuah band yang berbasis di Bogor, Jawa Barat. Band ini terbentuk pada tahun 2018 dengan latar belakang pertemanan di SMAN 2 Bogor. Anggota FORLYFE adalah Adit (vokal/gitar), Ajay (vokal/gitar), Tio (bass), dan Ido (drum). Nama FORLYFE berasal dari tujuan masing-masing personel untuk membuat sebuah lagu yang dapat berhubungan dengan suasana hati dalam hidup dan dapat dinikmati oleh semua orang yang mendengarkan lagu-lagu FORLYFE.

FORLYFE telah merilis tiga buah single, di antaranya Wonder Town (2018), Tuesday Fantasy (2019), dan One of Two (2021). FORLYFE juga telah merilis album EP mereka yang berjudul Summer Bummer yang bercerita tentang remaja yang memiliki masalah dengan kehidupan mereka. Dalam EP tersebut, FORLYFE menuliskan sebuah keresahan masa remaja yang berhubungan erat dengan kehidupan para personelnya.

Will Mara

Musisi sekaligus produser musik Indonesia yang satu ini dibesarkan di Australia. Ia adalah William Maranusin Putra atau yang lebih dikenal sebagai Will Mara. Sejak kembali ke Indonesia dan berkomitmen untuk fokus di industri musik, Will Mara tidak pernah main-main dengan konsistensi karyanya.

Ia memulai kariernya secara independen di Indonesia. Ia telah melahirkan karya karya musik yang khas membuat nama Will Mara semakin diperhitungkan sebagai salah satu musisi muda berbakat Tanah Air. Will Mara telah melahirkan album EP bertajuk The Melting Love, sebagai wujud utuh karyanya sebagai musisi.

Sebelumnya, Will Mara telah merilis single seperti Chocolate dan Detox sebagai pembuka album EP-nya tersebut. Will juga turut memasukkan lagu-lagu bertema musim panas seperti Summer DreamIce CreamFun & Games, dan Neverland. Musik-musiknya ia kerjakan bersama Daniella Kharishma.

Will Mara berharap karya-karya musiknya ini semakin banyak diterima oleh para pendengar. Apalagi, produser musik ini juga telah melewati beberapa pengalaman bermusik bersama beberapa musisi Tanah Air seperti dalam lagu Blue Jeans bersama Gangga, It’s Okay To Not Be Okay bersama Mahen, Fairytale bersama Kevin Hugo, hingga beberapa karya musik lainnya bersama Diastika dan Raissa Anggiani.

Lebih jauh, Will Mara juga aktif menciptakan kolaborasi musik dengan sejumlah musisi yang masih dirahasiakan. Hal ini tak lepas dari harapannya agar musik-musik garapannya bisa diterima pendengar di Indonesia dengan melihat dinamika musik Indonesia yang semakin luas dan audiens yang kian beragam.

Noni

Noni adalah penyanyi pencipta lagu berusia 20 tahun yang tinggal di Jakarta. Noni membekali dirinya dengan suara yang lembut dan bisa menembus batasan berbagai genre musik. Menulis lagu sejak Noni berumur 12 tahun, terobosan kariernya adalah ketika dia berkolaborasi dengan Andre & dari PonYourTone untuk lagu berjudul Toxic Ovr Ya.

Setelah itu, dia berkolaborasi dengan banyak produser dan musisi seperti Dexfa, Clevt, Kenny Gabriel, dan CVX. Noni memulai semuanya di Soundcloud dengan lagu musisi lain yang dibawakan ulang dan beberapa lagu yang ditulis sendiri. Lagu berjudul Linger adalah hasil kolaborasi dengan produser bernama Zehan, adalah lagu pertama yang membuatnya ditampilkan di Spotify.

Noni percaya bahwa musik datang ke kehidupannya secara alami. Musik bukanlah seseorang yang mengetuk pintu, tetapi dialah yang membukanya. Jadi, ketika inspirasi datang dalam bentuk kata-kata tentang cinta dan semua jazz itu, dia segera mengambil pena dan gitarnya, merasa pusing dan bersemangat melalui seluruh proses pembuatan lagu.

Inspirasinya untuk bermusik datang dari banyak musisi seperti Corrine Bailey Rae, Alex Turner, John Mayer, Childish Gambino, hingga musisi Korea seperti Yerin Baek, SUMIN, DEAN, dan Colde. Secara pribadi, Noni ingin lebih fokus pada genre R&B untuk lagu-lagunya.

Hursa

“Hursa” sendiri artinya ucapan ‘penyemangat’ penunggang kuda untuk memacu kudanya agar berlari lebih cepat. Band ini dibentuk oleh Pandji dan Irvan yang sejak awal mereka berkeinginan untuk membuat kreasi musik yang berbeda dari kebanyakan beredar saat ini. Sebuah musik yang tidak umum, tapi tetap bersahabat dengan telinga pendengar orang Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, akhirnya mereka bertemu Gala dan Goldy, sehingga keduanya bergabung. Hursa pun akhirnya memiliki formasi Gala pada vokal dan keyboard, Pandji pada gitar, Goldy pada drum, dan Irvan pada synth merangkap synth bass. Konsep formasi ini jarang digunakan oleh band-band Indonesia saat ini. Tanpa ‘pemain bass’ dan vokalis yang memainkan chord manis di keyboard.

Sejauh bermusik, Hursa sudah mengeluarkan dua single yaitu Ruai dan Makna Masa. Kemudian, satu buah album penuh berjudul Harap dan Tuah dirilis pada tahun 2019. Hursa juga melepas sebuah EP Live Session berjudul Stripped Down Series pada Maret 2020 lalu.

Image source: https://www.instagram.com/forlyfe___/

ARTICLE TERKINI

Tags:

#supermusic playlist #Pop #gangga kusuma #hari sumpah pemuda #forlyfe #will mara #hursa #noni

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Super Tapes

Cara Mickmorthy Tunjukkan Produktivitas di Tengah Pandemi

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
Super Tapes

DREAM.BYRDS dan Ramuan Musik Khas Pop Petir yang Unik

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
Super Tapes

Dat Bunny, Kuartet Unit Pop Punk dari Pamulang

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
Super Tapes

Suara Duara dan Lagu-lagu Berbasis Filosofi Pop Agnostik

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
Super Tapes

Supermusic Playlist Juni 2022 dari Jason Ranti

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
Super Tapes

Soulfood, Trio Asal Bali dengan Ciri Khas African Music

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
Super Tapes

Bilal Indrajaya, dari Gitaris Hingga Jadi Solois Melankolis

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
Super Tapes

Perunggu, Band Rock Pulang Kantor dengan Musik Penuh Kejutan

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
Super Tapes

Satu Per Empat Ajak Pendengar Pertanyakan Banyak Hal

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
Super Tapes

Supermusic Playlist Mei 2022 dari Morad

Read to Get 5 Point
image arrow
1 /