Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Reset Password

Please choose one of our links :

Supernoize: Arief Blingsatan

Author :

Article Date : 20/12/2020

Article Category : Noize

Trend bersepeda kembali marak pasca pandemi kemarin, menurut info penjualan sepeda ini adalah gelombang trend dunia dimana pabrik-pabrik sepeda sampai kewalahan melayani permintaan, bahkan sampai harga sepeda melonjak seketika, fenomena ini terjadi lantaran program PSBB kemarin yang membuat masyarakat bosan di dalam rumah dalam ketakutan dan kekhawatiran, sepeda muncul sebagai solusi selain menimbulkan kepercayaan diri atas kesehatan berkaitan dengan bersepeda adalah olahraga, juga bersepeda dianggap hal ekonomis yang menyenangkan sebagaimana kegembiraan bisa membentuk imun tubuh karena hormon endorfin meningkat, karena mungkin bersepeda ada unsur rekreatif membuat aktifitas ini semakin digandrungi di semua lapisan masyarakat bahkan budaya bersepeda ini merembet ke budaya hedonis para kalangan selebriti, dimana sepeda kini menjadi barang prestisius.

Dari fenomena di atas kali ini penulis mencoba menengok kegiatan bersepeda para musisi.. Ada kebutuhan dari sebagian masyarakat kita untuk melampiaskan kebebasan dari pembatasan-pembatasan pada masa ini yang membuat tren ini melanda sebagian masyarakat kita termasuk para musisi Indonesia baik itu yang baru bersepeda maupun yang sudah lama bersepeda, antusias yang menggelora kegiatan bersepeda para musisi ini juga mendongkrak gengsi trend bersepeda kembali hidup, memang ada sedikit hal negatif yang diakibatkan dari fenomena ini dimana membludaknya para pesepeda di jalanan sedikit banyak mengganggu lalu lintas jalanan dikarenakan ada hal2 yang belum terbiasa bagi masyarakat kita demikian sebaliknya budaya bersepeda ini sebenarnya cenderung menghasilkan dampak positif.

Seperti halnya musisi mancanegara seperti Pharrel Williams, Pink, Bono U2 dan yang lain, di indonesia juga tercatat musisi yang gemar bersepeda baik itu yang baru maupun yang sudah lama, atau mereka yang kembali dengan hobi bersepeda nya lagi. 3 personil Superman Is Dead (Jerinx, Bobby dan Eka), Nugie dan Aryo Wahab dari the Dance company, Ernest dari coklat, Tora Sudiro dari The Cash, Vincent ex Club 80's, Robi Navicula, Erix Soekamti, Buux dari Turtless Jr, Agung hellfrog dari Burgerkill, Shandy Pas band, Gery Shakala, Yacko, Diego Shefa dari Noxa, Zewex Karpet, Endah N Rhesa dan masih banyak lagi diantaranya Arief dari blingsatan selaku penulis dan saya yakin masih banyak lagi para musisi yang kini gemar bersepeda. 

Tidak hanya sekedar hura-hura bersepeda saja selain kegembiraan yang di dapat sebagai benefit, bersepeda sangat berpengaruh dengan vitalitas kebugaran seorang musisi dimana seorang musisi erat sekali dengan aktivitas yang membutuhkan kondisi fisik yang prima dari vitalitas untuk konser, menambah vitalitas pernafasan hingga untuk sekedar membantu menemukan berat badan ideal. Bahkan diantara mereka melakukan hal-hal yang ekstrim dari trip dengan jarak berkilo-kilo seperti yang di lakukan oleh Ernest Coklat dan Gery Shakala bahkan mantan drummer Alexa, Fajar Arifan kini telah menjadi atlet Internasional Triathlon dan mungkin masih banyak lagi kawan-kawan musisi yang melakukan hal-hal di batas kewajaran dengan sepedanya.

Ada hal yang menarik dari skena musisi Punk Indonesia ketika Bersepeda juga bisa sebagai media gerakan positif yang digerakkan oleh para musisi... seperti yang dilakukan 3 personil Superman Is Dead, Bobby, Eka dan Jerinx yang mengkampanyekan tentang kepedulian terhadap alam di Bali, Kemudian di Yogyakarta ada Erix Soekamti yang menggerakan masyarakat bersepeda untuk

mempromosikan dan mendukung industri lokal, yang terkenal dengan nama ‘Nglarisi dagangane konco’, kemudian di Bandung ada Buux gitaris Turtle JR bersama kawan-kawan musisi bersepedanya yang tergabung di dalam komunitas "Bike Punk” yang kerap melakukan gerakan sosial bersama. Sedangkan di Surabaya ada homelesscaneat sebuah gerakan yang digerakkan oleh Arief, bass/vocal Blingsatan bersama teman-teman fixed gear nya, sudah berjalan hampir 2 tahun lebih, gerakan yang mengakomodir lifestyle "bike messenger’ dimana para pesepeda ini memposisikan diri sebagai kurir untuk menyampaikan bantuan berupa makanan mewah bagi orang-orang yang membutuhkan di jalanan.

Bersepeda tidak hanya menjadi sekedar olahraga, transportasi maupun rekreasi saja bersepeda mungkin akan berkembang menjadi media ekspresif untuk melakukan hal-hal yang mempunyai “value” lebih dari biasa, apalagi digagas dan digerakan oleh para pemuka kreatif.. Khususnya para Musisi Indonesia.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#arief blingsatan #supernoize

0 Comments

Comment
Other Related Article
Alvin Yunata: Kisah Rilisan Fisik Hari Ini

Alvin Yunata: Kisah Rilisan Fisik Hari Ini

15 September 2021

Noize

Stephanus Adjie: Bursa Transfer Band Metal

Stephanus Adjie: Bursa Transfer Band Metal

11 September 2021

Noize

Hasan Dzikrullah: Ide Kreatif Itu Memilih Inangnya

Dewo Iskandar: Ide Kreatif Itu Memilih Inangnya

31 August 2021

Noize

Evolusi Rockbali: Vegas Dulu, Ubud Kemudian

Evolusi Rockabali: Vegas Dulu, Ubud Kemudian

29 August 2021

Noize

Arief Blingsatan: Mengenang We Are Pop Punk Tour 2014

Arief Blingsatan: Mengenang We Are Pop . . . .

27 August 2021

Noize

Acum Bangkutaman: Membangun Semangat Guyub di Tengah Pandemi

Acum Bangkutaman: Membangun Semangat Guyub di . . . .

26 August 2021

Noize

Stephanus Adjie: Mati Ide Mati Gaya, Terus Gimana Dong?

Stephanus Adjie: Mati Ide Mati Gaya, . . . .

05 August 2021

Noize

Arief Blingsatan: Musik sebagai Media "Self Healing"

Arief Blingsatan: Musik sebagai Media "Self . . . .

24 July 2021

Noize

Panggung Internasional Bagi Para Penulis Heavy Metal

Panggung Internasional Bagi Para Penulis Heavy . . . .

18 July 2021

Noize

Dewo Iskandar: Jangan Mati Dalam Stagnasi!

Dewo Iskandar: Jangan Mati Dalam Stagnasi!

15 July 2021

Noize

1 /