Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct First Name
Please Insert the correct Last Name
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Reset Password

Please choose one of our links :

Goo Goo Dolls

Author :

Article Date : 05/11/2020

Article Category : Super Buzz

Apa yang ditunggu-tunggu dari Goo Goo Dolls akhirnya muncul juga. Unit pop rock veteran Amerika Serikat tersebut resmi merilis album Natal teranyar mereka dengan tajuk It's Christmas All Over pada 30 Oktober 2020.

Album ini dirilis dalam naungan Warner Records dengan formasi 10 lagu. Dari 10 lagu itu, ada tiga lagu baru ciptaan Goo Goo Dolls yaitu You Ain't Getting Nothin, Shake Hands with Santa Clause, dan The Christmas Party. Kemudian lagu Better Days merupakan lagu lawas Goo Goo Dolls yang dirilis pada 2005.

Sementara enam lagu lain di dalam album It's Christmas All Over merupakan lagu cover dari beberapa musisi seperti Christmas All Over Again, This is Christmas, Christmas Don't Be Late, Let It Snow, Have Yourself a Merry Little Christmas, dan Hark! The Herald Angels Sing.

Ini merupakan album bertemakan liburan pertama oleh Goo Goo Dolls. Album ini direkam selama prosedur lockdown berlaku di Amerika Serikat yang diproduseri oleh frontman Goo Goo Doll, John Rzeznik bersama kolaborator Brad Fernquist dan Jimmy McGorman.

Karya terbaru dari Goo Goo Dolls tak lepas dari kritik. Salah satunya dilontarkan oleh Hal Horowitz dari American Songwriter yang memberikan album tersebut nilai 2,5 bintang dari lima bintang. Ia mengkritik karya Goo Goo Dolls kali ini terasa hambar.

Dia menyimpulkan bahwa karya Goo Goo Dolls kali ini cenderung bermain aman dan tidak menawarkan sesuatu yang baru. Menurutnya, karya tersebut akan lebih menarik jika diiringi dengan musik yang lebih keras ketimbang bertahan pada standar musik mereka saat ini yang disebut telah usang.

Sebelum merilis album Natal, Goo Goo Dolls lebih dulu merilis video klip dari lagu berjudul Autumn Leaves pada 22 September lalu. Lagu ini dirilis untuk menyambut datangnya musim gugur.

Karya ini dan album natal, membuktikan bahwa 2020 menjadi tahun yang sibuk bagi Goo Goo Dolls meski situasi saat ini sedang tidak menentu karena pandemi COVID-19. Autumn Leaves sendiri bukan lagu baru di tahun ini, lagu tersebut merupakan bagian dari line-up Goo Goo Dolls di album Miracle Pill pada 2019 lalu.

Lagu dan video klip ini mendapat respons positif dari para penggemar mereka. Disutradarai oleh Matt Mahurin, visual di video klip ini menggambarkan seorang pria, lelaki tua, dan perempuan muda yang sedang mengamati waktu berlalu.

Inti dari video ini ingin menunjukkan beberapa orang dari generasi yang berbeda melakukan perjalanan melalui lanskap alam dan mengeksplorasi efek waktu yang dramatis namun menakjubkan dalam semua kehidupan.

Seperti kebanyakan band di seluruh dunia saat ini yang tak bisa melangsungkan konser akibat pandemi COVID-19, Goo Goo Dolls mengubah rencana tur mereka ke musim panas 2021. Dikabarkan pula bahwa Goo Goo Dolls tengah mempersiapkan materi untuk album studio selanjutnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

We are pleased to present you with our first-ever holiday record 'It’s Christmas All Over' !! Listen now: link in bio

A post shared by Goo Goo Dolls (@googoodollsofficial) on

Perjalanan Panjang Goo Goo Dolls

Goo Goo Dolls bisa disebut sebagai band rock yang mampu bertahan di berubah zaman dan pangsa industri musik dunia. Mereka sudah terbentuk sejak 1986 di Buffalo, New York, Amerika Serikat, oleh Johnny Rzeznik (vokal/gitar), Robby Takac (bass), dan George Tutuska (drum).

Takac dan Tutuska merupakan kawan lama sejak masih bersekolah. John Rzeznik lantas berkisah bagaimana nama Goo Goo Dolls muncul begitu saja sebagai nama band mereka yang merupakan salah satu mainan yang didapat dari majalah detektif di Amerika Serikat pada era 20-an hingga 90-an, True Detective.

"Kami masih sangat muda saat itu dan sebuah band garasi rumah yang mendapat kesempatan bermain di sebuah gigs dan membutuhkan nama. Nama itu menjadi yang terbaik yang muncul di kepalaku, kalau saja aku punya lima menit lagi untuk berpikir mungkin aku bisa menemukan nama lebih bagus lagi," kata John.

Karier mereka langsung melesat dengan merilis album pertama pada 1987 dengan nama Goo Goo Dolls. Kemudian disusul dengan album kedua bertajuk Jed pada 1989. Pada dua album awal ini, Takac juga berperan sebagai lead vocal.

Ketika merilis album ketiga dengan nama Hold Me Up pada 1990, Rzeznik menjadi lead vocal untuk lima lagu. Pada 1991, lagu mereka berjudul I'm Awake Now, dijadikan soundtrack untuk film horor Hollywood, Freddy's Dead: The Final Nightmare.

Pada 1993, Goo Goo Dolls merilis album keempat mereka dengan nama Superstar Car Wash yang menarik perhatian banyak media. Lagu-lagu di album ini seperti We Are the Normal menjadi hit dan lagu Fallin' Down menjadi soundtrack untuk film Son in Law.

Ketika Goo Goo Dolls tengah menggarap pembuatan album kelima, A Boy Named Goo, Tutuska dipecat dari band dan tempatnya digantikan oleh Mike Malinin. Akhirnya album kelima ini rilis pada 1995 dengan musik catchy rock dan menjadi salah satu album alternative rock paling sukses di pertengahan 90-an.

Di balik kesuksesan album ini, Goo Goo Dolls diterpa konflik dengan perusahaan rekaman yang memproduksi album kelima mereka, Metal Blade. Goo Goo Dolls mengklaim bahwa mereka tidak mendapat bayaran royalti yang sepadan dengan penjualan album A Boy Named Goo yang mendapat double platinum.

Akhirnya Goo Goo Dolls pindah ke Warner Bros. Records dan mampu merilis album keenam mereka, Dizzy Up the Girl pada 1998. Album ini juga menjadi penanda bahwa musik Goo Goo Dolls semakin dewasa yang sedikit berubah dari musik alternative rock ke musik yang lebih mainstream.

Pada 1998 itu, Rzeznik mendapat kesempatan menggarap soundtrack untuk film City of Angels yang berujung dengan lahirnya single 'Iris'. Lagu ini nyatanya membawa kesuksesan lain untuk Goo Goo Dolls.

Iris memegang rekor saat itu sebagai lagu yang bertahan di posisi pertama pada Billboard Hot 100 Airplay selama 18 pekan dan memuncaki tangga lagu Billboard Pop Song selama 4 minggu, dan masuk ke dalam tiga kategori Grammy Awards.

Goo Goo Dolls terus melanjutkan kariernya dengan merilis album ketujuh pada Gutterflower pada 2002. Kemudian pada 2006, dalam rangka merayakan 20 tahun berdirinya mereka, Goo Goo Dolls merilis album kedelapan dengan tajuk Let Love In.

Setelah lebih dari dua dekade bermusik, Goo Goo Dolls tak berhenti menghasilkan karya baru. Pada 2010 mereka merilis album kesembilan dengan tajuk Something for the Rest of Us yang disusul album ke-10 mereka pada 2013 dengan nama Magnetic.

Tiga tahun kemudian, Goo Goo Dolls merilis album ke-11 mereka bernama Boxes yang resmi beredar pada 6 Mei 2016. Lantas, album teraktual Goo Goo Dolls muncul pada September 2019 dengan nama Miracle Pill. Namun, album ini hanya menduduki posisi ke-92 di Amerika Serikat yang menjadi posisi paling rendah dari album Goo Goo Dolls sejak 1993.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#goo goo dolls # pop rock # berita musik internasional # album baru goo goo dolls # album natal goo goo dolls # album natal

0 Comments

Comment
Other Related Article
Album Kedua Big Red Machine yang Kayak dengan Kolaborasi

Album Kedua Big Red Machine yang . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Lewat Album Debut, Gangga Ajak Merayakan Patah Hati

Lewat Album Debut, Gangga Ajak Merayakan . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Doggyhouse Records: dari Shaggydog untuk Musik Indonesia

Doggyhouse Records: dari Shaggydog untuk Musik . . . .

22 September 2021

Super Buzz

Luapkan Gelisah, Boston Manor Rilis “Carbon Mono”

Luapkan Gelisah, Boston Manor Rilis “Carbon . . . .

21 September 2021

Super Buzz

Ed Sheeran Rilis Single Baru Penuh Emosi untuk Album Keempat

Ed Sheeran Rilis Single Baru Penuh . . . .

21 September 2021

Super Buzz

5 Lagu Terbaik Pemenang Grammy untuk Playlist Penyemangat

5 Lagu Terbaik Pemenang Grammy untuk . . . .

21 September 2021

Super Buzz

Heruwa Vokalis Shaggydog Rilis Single Solo ‘Ngopi Dulu Lah’

Heruwa Vokalis Shaggydog Rilis Single Solo . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Dry Cleaning Lepas Double Single untuk Rayakan Album Debut Mereka

Dry Cleaning Lepas Double Single untuk . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Lagu Sedih Indonesia dari Musisi dan Band Indie Lokal

Lagu Sedih Indonesia dari Musisi dan . . . .

20 September 2021

Super Buzz

Jangar Tebar Penawar Rindu Lewat “Rijang”

Jangar Tebar Penawar Rindu Lewat “Rijang”

19 September 2021

Super Buzz

1 /