Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

mountaineering

Author : Admin Adventure

Article Date : 24/11/2022

Article Category : Tips

Kalau lo mulai tertarik dengan aktivitas mendaki gunung, pasti akan bertemu dengan istilah keren “mountaineering”. Yup, istilah ini cukup populer di kalangan penghobi pendakian gunung. Jadi kalau lo tertarik dengan kegiatan tersebut, nggak ada salahnya belajar tentang “mountaineering” dari sekarang.

Mountaineering sendiri bisa diartikan sebagai rangkaian aktivitas pendakian yang dilakukan oleh seorang atau sekelompok pendaki. Biasanya aktivitas ini mempunyai satu titik tujuan yang ditempuh dengan melewati berbagai kondisi alam di trek pendakiannya.

Lebih dari itu, mountaineering dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan tingkat kesulitan dan juga teknik dasar yang dipakai. Sebab hampir semua gerakan serta aktivitas yang dilakukan selama mountaineering mengacu pada teknik-teknik tertentu dengan menerapkan materi yang sesuai.

Dengan begitu, mountaineering bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan pendaki pemula. Selain itu, setiap pendaki sudah memahami teknik-teknik dasar mountaineering, hal-hal yang nggak diinginkan pun bisa dihindari. Jadi apa saja teknik tersebut? Simak baik-baik ulasannya di bawah.

1. Hill Walking (Hiking)

Image source: elements.envato.com/michelangeloop

Hill walking atau lebih dikenal dengan nama hiking merupakan aktivitas mendaki atau “menjelajah” area perbukitan yang nggak terlalu tinggi dengan derajat kemiringan kurang dari 45 derajat.

Hiking nggak memerlukan alat bantu khusus, karena pendaki hanya mengandalkan kedua kaki sebagai media utamanya. Biasanya kalau memang perlu, pendaki memegang tongkat jelajah sebagai alat bantu sederhana. Karena itu, aktivitas ini termasuk yang paling simple dan mudah dilakukan.

2. Scrambling