Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Metric Bagikan Video Musik Lagu What Feels Like Eternity

Metric merilis video musik untuk lagu mereka yang berjudul What Feels Like Eternity. Lagu ini jadi preview terbaru lagi dari album baru mereka yang akan dirilis pada 8 Juli mendatang dengan tajuk Formentera.

Sebelumnya, album baru mereka ini juga sudah di-preview dengan single All Comes Crashing dan Doomscroller. Album Formentera akan jadi lanjutan karya musik mereka setelah sebelumnya mereka merilis Art Of Doubt pada tahun 2018 yang lalu.

Video musik untuk What Feels Like Eternity ini dikemas dengan menampilkan band secara keseluruhan di bagian lagu yang dipercepat dengan alunan vokalis Emily Haines saat menyanyikan “It feels like eternity / For what feels like eternity / And what might overpower me / Head down, don’t look up”. Ada satu titik di dalam video musik ini, seluruh personel band melihat ke kamera dengan filter yang bergaya 90an, berganti pakaian, minum kopi, kemudian bersiap untuk menuju pertunjukan yang lain.

Fakta unik dari album terbaru milik Metric ini adalah, namanya mengikuti nama sebuah pulau indah di dekat Ibiza di lepas pantai Spanyol, yang menurut Metric ada di dalam buku "dream destination" yang kebetulan ada di meja studio tempat mereka rekaman.

Metric juga akan memulai tur Amerika Utara di bulan Agustus untuk mendukung album Formentera ini. Selain itu mereka juga akan mengadakan tur di Inggris dan Eropa.

Metric adalah band rock Kanada yang didirikan pada tahun 1998 di Toronto, Ontario. Band ini terdiri dari Emily Haines (vokal, synthesizer, gitar, rebana, harmonika, piano), James Shaw (gitar, synthesizer, theremin, backing vokal), Joshua Winstead (bass, synthesizer, backing vokal) dan Joules Scott-Key (drum, perkusi). Band ini dimulai pada tahun 1998 sebagai duo yang dibentuk oleh Emily Haines dan James Shaw dengan nama Mainstream. Namun setelah mereka mengeluarkan, akhirnya mereka mengubah nama menjadi Metric. Album studio pertama band ini, Old World Underground, Where Are You Now?, dirilis pada 2003. 

Album kedua Metric, Live It Out, dirilis pada 2005, dinominasikan untuk Polaris Music Prize tahun 2006 untuk "Canadian Album of the Year" dan untuk Juno Awards pada tahun 2006 untuk "Best Alternative Album". 

Album studio ketiga mereka, Grow Up and Blow Away, direkam pada tahun 2001. Album ini awalnya direncanakan sebagai album debut mereka, tetapi tertunda selama bertahun-tahun dan akhirnya dirilis, dengan beberapa perubahan, pada tahun 2007.

Album keempat Metric Fantasies dirilis pada tahun 2009. Album ini kemudian terpilih untuk Polaris Music Prize tahun 2009 untuk "Canadian Album of the Year", dan memenangkan "Alternative Album of the Year" dan “Group of the Year” di Juno Awards tahun 2010. 

Album studio Metric kelima, Synthetica, dirilis pada 2012. Band ini memenangkan dua penghargaan di Juno Awards tahun 2013 untuk "Alternative Album of the Year" untuk album Synthetica dan "Producer of the Year" untuk James Shaw. Direktur seni/desainer/fotografer Justin Broadbent juga memenangkan penghargaan untuk "Recording Package of the Year" untuk Synthetica. Langkah Metric berlanjut dengan album keenam Metric, Pagans in Vegas, dirilis pada tahun 2015.

Kemudian untuk rekaman full-length ketujuh mereka, Art of Doubt yang diproduseri Justin Meldal-Johnson, dirilis pada 21 September 2018.

Formasi awal Metric

Emily Haines lahir di New Delhi, India, dari orang tua kelahiran Amerika, dan dibesarkan di Fenelon Falls, Ontario. Dia tumbuh sebagai warga negara ganda yaitu Kanada dan Amerika Serikat. Ayahnya, seorang penyair bernama Paul Haines (terkenal karena kolaborasi lirisnya dengan Carla Bley dalam opera jazz 1971 Escalator over the Hill), sering membuat kaset musik langka dan eklektik untuk didengarkan putrinya, sehingga pengaruh awal musik Emily Haines termasuk Carla Bley dan Robert Wyatt.

Bergerak ke James Shaw, ia lahir di Inggris dan dibesarkan di Ontario, bersekolah di sekolah musik Boston. Kemudian James Shaw mendaftar ke Juilliard Music School dan kemudian pindah ke New York. Setelah tiga tahun pendidikan musik klasik di institusi tersebut, James Shaw memutuskan jika minat musiknya ada di tempat lain. Kemudian ia pindah ke Toronto.

Pada musim panas 1996, Emily Haines dan James Shaw bertemu di Horseshoe Tavern di Toronto. Hubungan mereka semakin terikat dan mulai berkencan dan menulis lagu bersama. Pada tahun 1997, James Shaw merilis album studio Life on the Clock yang menampilkan Emily Haines bernyanyi di beberapa lagu. Pada tahun 1998, mereka menyebut mereka berdua dengan nama Mainstream. Duo musisi dan pasangan ini merilis sendiri lima lagu Mainstream dalam bentuk mini album.

Masih di tahun yang sama, mereka mengubah nama band menjadi Metric, yang awalnya adalah nama suara yang telah diprogram James Shaw ke keyboardnya saat mengerjakan sebuah lagu.

Pada musim gugur 1998, James Shaw, Emily Haines, dan dua rekan James , Torquil Campbell dan Chris Seligman pindah kembali ke New York City. Di sana mereka tinggal bersama di sebuah loteng di daerah Williamsburg di Brooklyn. 

Masih di tahun 1998, Metrics kemudian menandatangani kontrak pengembangan dengan Warner Bros. Records. Seorang produser di London mendengarkan demo Metric yang mereka rekam dan menawarkan untuk membawa Metric ke Inggris Raya untuk kemungkinan kontrak rekaman. Kemudian Emily Haines dan James Shaw berangkat ke London pada awal tahun 2000 dan menandatangani kesepakatan penerbitan dengan Chrysalis Records.

Pasangan ini lelah merekam demo, dan pada November 2000 kembali ke apartemen mereka di Brooklyn untuk membentuk band sehingga formasi mereka semakin utuh. Kemudian mereka merekrut Joules Scott-Key sebagai drummer mereka dan Jarrett Mason sebagai bassis mereka.

Image source: NME

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Indie Rock #post-punk #synth-pop #James Shaw #Formentera #Metric #emily haines

Article Category : Super Buzz

Article Date : 03/07/2022

Supermusic
Admin Music
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

6 Comments

Comment
Riani El

Riani El

29/11/2024 at 14:21 PM

merekrut Joules Scott-Key sebagai drummer
RAHARDJO TEONOVI

RAHARDJO TEONOVI

06/03/2025 at 17:46 PM

Metric Bagikan Video Musik Lagu What Feels Like Eternity
AGUSTIN DWI CHRISTANTI

AGUSTIN DWI CHRISTANTI

06/03/2025 at 17:50 PM

Metric Bagikan Video Musik Lagu What Feels Like Eternity
Andyyy y

Andyyy y

11/05/2025 at 21:29 PM

Keren
Muhamad Saifudin

Muhamad Saifudin

18/08/2025 at 22:20 PM

Nice news!
AyuRL Ningtyas

AyuRL Ningtyas

14/11/2025 at 11:58 AM

Other Related Article
image article
Super Buzz

The Dare Lepas Single Terbaru yang Berjudul Strangestreetfellows

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Tampil di Jepang, Isyana Sarasvati Akan Kolaborasi Bareng Mantan Gitaris Megadeth

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Milledenials Luncurkan Musik Video untuk Single Precious Me dan Feel Any Pain

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Break Out Day Fest Cirebon Berlangsung Super Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive