Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Dewo Iskandar: Jaga Konsistensi Lo Dalam Bermusik!

Author : Admin Music

Article Date : 30/09/2022

Article Category : NOIZE

Superfriends, perlu dipahami bahwa menjadi musisi yang konsisten itu tidaklah gampang. Memulai jadi musisi perlu effort, belajar dan networking. Setelah menjadi musisi pun kamu perlu membangun reputasi dan etos kerja yang baik. Membangun reputasi dan etos kerja saja juga tidak cukup, lo butuh konsistensi sehingga lo mampu menjaga agar diri lo tetap relevan sebagai musisi. Jika semua itu sudah terlewati maka lo berhak diberi gelar musisi legendaris. Gue mau ambil benang merah dari hasil sharing gue dengan beberapa musisi yang masih konsisten berkarya. Kira-kira apa yang membuat mereka masih hidup di dunia musik hingga saat ini? Boleh disimak!

  1. Berada di Lingkungan yang Relevan



    Gue selalu percaya bahwa 5 orang terdekat kita akan menentukan siapa kita ke depannya. Orang-orang terdekat itu bisa dari keluarga, pasangan, teman ataupun partner kerja. Salah pilih masukan bisa sangat berpengaruh ke cara kita bermusik. Kemampuan untuk menyaring masukan sangat dibutuhkan. Namun jika disederhanakan lagi, lo bisa mulai dari kamar tempat lo tidur hingga dunia luar di mana lo bergaul.

    Superfriends, apakah lo dikelilingi oleh lingkungan dan manusia yang positif untuk mendukung jalan musik lo? Kalau mereka gak bisa membantu permusikan lo, minimal banget mereka gak menghalangi apa lagi sampai menghancurkan mimpi lo. Atur kamar lo sehingga bisa menjaga mood lo bermusik, selalu jaga hubungan dengan keluarga lo, cari pasangan yang minimal ‘gak rese ketika permusikan lo sedang dirintis dan sedang maju. Pilih juga teman yang bisa menghargai jalan bermusik lo. Yang terpenting carilah partner yang kompeten untuk menunjang permusikan lo. Jika orang-orang tersebut sudah seperti yang gue sebutkan barusan, selamat! Dan lo patut bersyukur atas itu.

  2. Selalu Maintenance Diri

    Tentang ini gue buka dengan saran klise tapi punya pengaruh besar: Jaga kesehatan lo! Hidup sehat, olahraga, jaga kualitas tidur, jaga asupan makan dan jaga kesehatan mental lo. Dengan begitu lo bisa lebih berpikir jernih, good looking dan stamina lo baik sehingga lo bisa menentukan aktualisasi diri lo berikutnya. Lo bisa level up skill bermusik lo, tetap berkarya untuk membuat pergerakan selanjutnya jika badan dan pikiran lo plong. 

    Tapi perlu diingat, Superfriends, jangan terlalu lama juga self-maintenance tanpa ada perpindahan. Ini bahaya karena nanti lo bisa stagnan disitu-situ aja. Baby-step ga masalah, tapi jangan sampe lo jadi baby-sitter kemampuan bermusik lo! Make it growth! Namun ada masanya sesekali lo bangga dan nikmatin dulu aja dengan apa yang udah lo raih sekecil apa pun itu hari demi hari.

  3. Inovasi Jalan Terus

    Di saat seperti ini, arus informasi sangatlah deras mengalir. Cara orang apresiasi juga berubah karena lebih banyak konten bertebaran di mana-mana. Lebih banyak penawaran daripada permintaan. Di sinilah kita ditantang untuk selalu berinovasi dalam membuat musik. Cara template yang itu-itu aja gak akan bikin pergerakan lo keliatan karena persaingan konten. Jadi harus gimana, nih, Superfriends?

    Manfaatkan teknologi dan tetap berinovasi. Buatlah cara lo tetap relevan dengan masa kini. Baca trend kemudian ambil benang merahnya sehingga dunia dan musikmu bisa saling bertautan. Tapi bukan berarti cara lama itu buruk dan harus ditinggalkan, karena kadang trend itu hanya berputar seperti roda. Kadang cara lama bisa dipakai lagi. Kembali lagi ke gimana lo membaca trend. Lebih bagus lagi kalo lo bisa monopoli pasar saat ini dengan musik lo dan mencipta trend lo sendiri, Superfriends.

  4. Tahu Kapan Harus Berhenti

    Yes, lo gak salah baca. Kadang ada saatnya lo harus berhenti. Tapi syaratnya, lo harus sudah menelurkan banyak karya. Banyak band besar yang memilih bubar daripada menelurkan karya yang buruk bagi mereka. Berhenti di saat yang tepat bisa menjadikan dirimu legenda. Kalau kangen? Ya tinggal bikin showcase reunion. Hehehehe.

PERSONAL ARTICLE

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Dewo Iskandar #Konsistensi Bermusik #Musisi #inovasi #Supernoize

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
NOIZE

Praktik Musik Indonesia 7 Tahun Terakhir (Sebuah Wacana)

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
NOIZE

Yulio Piston: Rilisan Album Lokal Terfavorit 2022

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
NOIZE

Dewo Iskandar: Ciptakan Orbit Musik Lo Sendiri!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
NOIZE

Rudolf Dethu: Mana Tembang Mencelakai, Mana Membawa Damai

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
NOIZE

Pergerakan Musik Keras Dorong Industri Musik Bangkit Kembali

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
NOIZE

Apa yang Harus Dilakukan Saat Mendapat Undangan Tur ke Luar Negeri?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
NOIZE

Acum Bangkutaman: Budaya Apresiasi Musisi Baru Tanah Air

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
NOIZE

Rudolf Dethu: Bali, Destinasi Wisata Konser

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
NOIZE

Arief Blingsatan: Semangat Lokalitas yang Menghidupkan Kota

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
NOIZE

Yulio Piston: Go Internasional, Perihal Pencapaian atau Gegar Budaya?

Read to Get 5 Point
image arrow
1 /